Jalan Kehidupan

Assalamu’alaikum,

Blog ini khusus menyajikan tanya jawab tentang berbagai masalah agama dan keberagamaan kita. Jawaban diberikan oleh para pakar di bidangnya. Sajian konsultasi agama ini saya kumpulkan dari kliping beberapa media cetak yang dari pada tercecer lebih baik saya share di sini.

Para ulama yang menjawab berbagai pertanyaan umat ini antara lain :

  • Ustadz Bachtiar Nasir, Lc
  • Prof. Dr. Didin Hafidhuddin
  • Prof. Dr. Miftah Faridl
  • Prof. Dr. M. Quraish Shihab
  • Prof. Dr. Tutty Alawiyah AS
  • Prof. Dr. KH Achmad Satori Ismail
  • Prof. Dr. KH Ali Mustafa Yaqub
  • HM Cholil Nafis, Ph.D
  • Drs. H. Agus Syihabudin, MA., MBA
  • Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
  • Ustadz Imron Rosyadi, Lc
  • KH Hilman Rosyad Syihab, Lc
  • KH A. Cholil Ridwan, Lc
  • KH. M. Shiddiq Al-Jawi, S.Si., MSI
  • Dr HM Taufik Q Hulaimi, MA, M.Ed.
  • Ahmad Gozali
  • Prof. Dr. M. Amin Suma, SH, MA
  • Erma Pawitasari, M.Ed.
  • Ust Hafidz Abdurrahman, MA
  • dll

Jawaban-jawabannya belum tentu memuaskan kita, tapi sekurang-kurangnya akan menambah sedikit wawasan tentang agama dan keberagamaan kita. Oleh karena itu, tanggapan dan tambahan informasi dari Anda akan sangat bermanfaat dan sangat saya harapkan. Untuk itu, terima kasih banyak.

Mari kita menelusuri Jalan Kehidupan ini untuk meraih ridha dan kasih-Nya.

Salam,

Padumukan, 28 Maret 2011 / 23 Rabi’ul Akhir 1432 | 16:17

13 Responses to Jalan Kehidupan

  1. brur72 says:

    asslm..wr..wb..

    ———————————————

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh

  2. asslm wrwb,ustadz,saya mau bertanya;gimana hukumnya.jika kita tidak sepaham dengan ibu kita yang selalu membanding2kan anaknya dan pilih kasih,lalu ibu kita tidak terima dan langsung marah,sebagai anak lagi2 kita mengalah dan berusaha dengan berbagai cara untuk meminta maaf,walau kita gak bermaksud menyakitkan hatinya dan kita dlm posisi yang benar.tapi usaha kita untuk meminta maaf itu malah dibalas dengan cacian dan tidak dimaafkan.apakah kita masih dibilang anak durhaka?apa yang harus kita lakukan ustadz.terimakasih wassalam.

  3. tikho says:

    Assalamu’alaikum…
    ustadz saya mau tanya hukum menjual beras secara kredit (di tangguhkan pembayarannya/ di bayar akhir bulan), boleh tidak? syukron

  4. Endah wahyu says:

    .assalamualaikum
    ustadz sya mau tanya gimana agar wanita bisa istiqomah,,??

  5. Endah wahyu says:

    Assalamualaikum
    pak ustadz saya kepengen jadi wanita yang bner2 sholeha tapi aq merasa susah untuk memakai jilbab saja rasa nya berat,, saya ingin 100% menutup aurat,, gimana agar saya bisa benar2 menjadi wanita yg soleha dan selalu istiqomah,,?? Terimakasih

  6. Jalan kehidupan memang harus diisi dengan hal-hal yang berguna ya.

  7. irwan light says:

    Assalamualaikum…
    stiap apa yang pernah atw sedang kita lihat pstilah kita mudah utk mngingatnya mskipun dgn memejamkan mata lalu bgmnkah cara mngingat Allah.swt ktk shalat ?
    adapun yg brdzikir hngga mnitihkan air mata nmun bukannya mngingat Allah.swt tp mngigat dosa2 yn tlah dia lakukan

  8. ida faridatul bahiyah says:

    assalamualaikum wr wb…
    Ustad,saya mau tnya…bagaimana pembagian harta waris jika suami meninggal dengan 1 istri,5 anak laki2 dan 2 anak perempuan…terimakasih sebelum dan sesudahnya…
    Wassalamualaikum wr wb

  9. bachtiar says:

    Assalamu alaikum…
    saya mau bertanya kepada ustad tentang hukumnya pernikahan siri mantan istri saya,
    singkat cerita saya telah meninggalkan keluarga selama 7 bulan dng tidk menafkahi. alasan saya meninggalkan keluarga dan tidk bisa menafkahi karena faktor ekonomi yg saya alami dan istri tlah menjalin hubungan dng pria lain ( selingkuh ). bulan oktober istri melakukanh gugatan cerai ke pengdilan agama dan sampai saat ini istri belum mendapatkan akte cerai dari pengadilan agama dan masa iddahnya berakhir bulan januari. pada tgl 15 Nopember 2012 istri menikah siri dng pria tsb dngan alasan kpd keluarga utk menutupi fitnah krn pria tsb srng datng ke rumah istri. dan terjadilah pernikahan siri tsb. bagaimana menurut ustad tentang pernikahan hukum dari pernikahan tersebut? terima kasih atas jawabannya
    Wasslam

  10. aviva says:

    ass.wr.wb
    sekarang ini saya sedang taaruf dengan seorang laki laki tetapi berbeda keyakinan, dia beragama katolik …
    Bgmana caranya aga Allah SWT memberi hidayah dan membukakan pintu hatinya. Apakah dengan terus memohon kepada Allah SWT maka Allah akan membukakan hatinya ???
    Mohon bantuannya atau info doa khusus apa untuk hajat saya ini … Tq
    wass.

  11. widyastuti says:

    Assallamuallaikum wr wb Bpk Ustad saya menikah dengan seorang duda yg mempunyai 1 anak perempuan angkat dan 1 anak perempuan kandung,diawal pernikahan suami sdh berkata kasar,mencela dan suka menganiaya ..cth melempar istri ketempat tidur dan mencekiknya,apalagi klo masalahnya ttg anak angkatnya,hubungan mereka begitu dekat,suami sring curhat ttg kejelekan istri kpd anak angkatnya,klo sdg konflik dgn istri,suami sring tidur sekamar dgn anak angkatnya,biasa berpelukan,pijitan,kerokan dan berciuman,tdk saling menjaga aurat,anak angkat suka mencela saya, saya dibilang pengacau keluarga stlh sy memberitahukan hub anak angkat dgn bpk angkat scr islam,akhirnya saya memutuskan untuk pergi bersama anak hasil prrnikahan dengan suami,hidup saya dipenuhi kezholiman dan prasangka baik dari anak2nya,suami juga mantan mertua,bapak ustad, saya sangat mendambakan bisa hidup bahagia bersama anak n suami tapi begitu menyedihkan,apalagi saat saya hamil,tidak ada sama sekali perhatian suami,beliau sering diatur oleh anakanaknya n takut sama anaknya, suami tetep bersikeras tidak mau menjalankan apa yang ada dan tertulis dlm al quran,dia menganggap anak angkatnya adalah penyebab dia bisa mendapatkan anak, dan selalu mendewakannya,dan menggannggap anak angkatnya seperti anak kandungnya darah dagingnya,saya tidak kuat melihat itu terlebih ke2 anaknya tdk punya akhlak yg baik,tidak punya etika,tdk bisa menghargai bpknya,dan anak kandungnya sering berkata kasar kaya kebun binatang,saya khawatir dengan perkembangan jiwa anak saya dari hasil pernikahan dengan suami.saya sangat sedih merasa suami tidak bisa membagi kasih sayangnya scr adil,dan sll ditekan dan dicampuri urusan Rumahtangga kami oleh mantan mertuanya.Bapak Ustad mohon pencerahan dan penjelasan dari bapak,saya mohon maaf jika ada khilaf kata,jawaban dari bapak ustad sangat saya tunggu,trimakasih sebelumnya.wasallamuallaikum wrwb

  12. Deice Wimantik says:

    Asalamualaikum pak ustad sya mau bertanya tntng bpk mertua sya selama ini sya menikah hidup seatap dgn mertua laki” istrinya sdh meninggal,dan sya yg mengurus bpk mertua sya selama pmbntu tidak bekerja lagi sya yg membersihkan rumah memasak dan mencuci pakaian klrga termasuk bpk mertua sya,sedangkanbpk mertua sya msih bisa berjalan memasak nasi goreng nya sdri untuk mkn nya dia mngkin krna tdk mau merepotkan sya cuma yg sya tanyakan apakah sya boleh mencucikan pakaiannya yg ada kotoran pup nya dia selama ini sdngkan dia dlm keadaan normal msih bisa melakukan aktifitas jalan dan masak.. apakah ada hukum haramnya atau ada hal yg tidak diperkenankan dlm islami.

  13. wiwit says:

    Assalamu alaikum ustadz, saya mau tanya saya lgsg ke poin permasalahannya. Begini ustadz saya punya anak masih balita tp slalu jadi permasalahan dlm hub saya dengan mertua saya dan ipar. Apakah dibenar bila membawa pergi anak saya tanpa izin ibunya dan saya tidak tahu ank saya ternyata dibawa. wlpn mereka ipar dan mertua. Lalu apakah saya salah bila tidak mengizinkan ank saya dibawa dan saya sudah berikan alasan bahwa saya kesepian kl ditinggal sendirian dirumah krn dia penghibur saya. Tp saya tidak pernah melarang ank saya main dengan mertua atau ipar, hanya saya minta agar jgn dibawa pergi saja (Saya tinggal jauh dr kaka2 saya dan tinggal tidak terlalu jauh dari mertua saya). Tetapi bila saya tidak mengijinkan ank saya tetap dibawa..dan mertua serta ipar saya bilang kesuami saya dan suami saya lgsg berubah sikapny kesaya. Dan bila saya mengijinkan saya berikan batasan waktu untuk dibawa pergi tetapi slalu diabaikan oleh mereka, dan tetap dimata mereka saya selalu salah.. Dan saya dibilang pelit wlpn saya sudah berikan alasannya. Dan apakah dibenarkan mereka membicarakan saya soal ank ke org2/tetangga. Terima kasih. Wasalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s