Buku Tamu

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,

Ikhwan dan akhwat yang dimuliakan Allah, saya senang sekali dengan kedatangan Anda di sini, seraya menjalin silaturahim untuk mempererat ukhuwah.

Silakan Anda tuliskan di sini ungkapan perasaan , tanggapan, komentar , pemikiran, atau  kritik, yang tentunya tetap dalam bingkai ukhuwah.

Mudah-mudahan kehadiran Anda di sini dapat mendekatkan kita kepada-Nya.

Salam,

Jalmi Laip

Padumukan, 28 Maret 2011 | 23 Rabiul Akhir 1432 | 23: 13

51 Responses to Buku Tamu

  1. nusetendo says:

    assalamu’alaikum ms jalmi, salam kenal kami NU Setendo
    mohon kunjungan baliknya ya ?

    ————————-

    Wa’alaikumussalam,
    Terima kasih sudah menyempatkan mampir di sini. Senang bisa bersilaturahim dengan Saudara-saudara dari NU Banyuwangi.

    Tadi saya sudah berkunjung ke NU Setendo. Blognya menarik sekali.

  2. sedjatee says:

    Assalamualaikum, salam kenal Jalmi laip
    terima kasih telah berkunjung
    semoga bisa menjadi sahabat seterusnya

    sedj

    —————————

    Wa’alaikumussalam,
    Senang sekali bisa mengenal Mas, semoga hal ini bisa semakin terjalin.
    Terima kasih.

  3. assalamu’alaikum
    hapunten blog simkuring pindah kadieu..
    anu di wp.com mah parantos teu update
    nuhunkeun dimaklum hehe
    wilujeung tepang kang..

    —————————————————–

    Wa’alaikumussalam,
    Hatur nuhun ah tiasa rurumpaheun ka padumukan sim kuring.
    kang-ian.com – na sae pisan. Saya tiasa banyak belajar dari Kang Ian.

    Syukran.

  4. kopral cepot says:

    Seu’eur pisan tulisan nu manfaat di dieu … hatur tararengkyu parantos nyayogikeun gudang elmu..

    ——————————————–

    Ah ieu mah sugan we aya manfaatna. Ti batan disimpen mah klipping teh mending di-share kanggo umat bilih aya nu peryogieun.

    Hatur nuhun Kang.

  5. wwwjuniarti says:

    Assalamualaikaum…
    saya mau tanya mengenai mandi hadast besar… apa hukumnya
    apabila kita berhadast tapi menunda untuk secepatnya mandi…?
    mohon balasannya dan semoga bermanfaat bagi saya.
    Terima Kasih.

    ——————————————————————-

    Wa’alaikumussalam,

    Mandi untuk menyucikan diri dari hadats besar sering disebut mandi wajib, karena memang hukumnya wajib. Kita tidak bisa shalat kalau dalam keadaan berhadats besar.
    Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk menyegerakan mandi, apalagi kalau sudah masuk waktu shalat. Jadi sebaiknya jangan ditunda-tunda.

    Ibu bisa juga baca Mandi Junub untuk Shalat Tahajud.

    Mohon maaf bila kurang memuaskan.
    Terima kasih.

    Salam.

  6. Nur y says:

    Assalamu’alaikum
    pemahaman seperti apa yg anda ambil untuk menjawab permasalahan ttng islam?

    ——————————————-

    Wa’alaikumussalam,

    Tentu saja setiap Muslim dalam memahami agamanya bersumberkan ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya.

    Terima kasih.

  7. Assalamu’alaikum…
    Salam kenal kepada semua, terlebih sama admin Jalmi Laip

    —————————————

    Wa’alaikumussalam,
    Terima kasih atas kehadiran Anda di sini. Saya juga sempat mengunjungi blog Anda yang cukup menarik itu. Semoga silaturahim kita terus terjalin.

    Wassalamu’alaikum.

  8. Mahrus Muhith says:

    Mohon share.smg manfaat

    ————————————–

    Terima kasih atas kunjungan Anda. Semoga silaturahim semakin terjalin.

  9. ummilia says:

    Jazakallah khairan katsiro.

    ————————————–

    Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang banyak.

  10. Fara says:

    Assalamualaikum, saya mau tanya apakah hukumnya menggunakan dana anak yatim untuk keperluannya sendiri tapi dia menggantikannya kembali?
    Terima Kasih

    —————————————–

    Wa’alaikumussalam,

    Karena dana itu milik anak , tentu harus ada yang mengelolanya secara amanah. Apabila ada dana yang tidak akan digunakan saat itu oleh anak yatim, bisa digunakan dulu untuk kepentingan yang lain, yang tentunya harus untuk kebaikan. Dan peminjam juga harus menjaga amanah dan tanpa unsur riba.

  11. auliarakhman says:

    assalamu’alaiku warahmatullah…
    salam kenal, harapannya dapat berbagi informasi ttg islam sobat

    —————————————-

    Wa’alaikumussalam,

    Senang sekali bisa bersilaturahim dengan Anda. Dan akan bebahagia sekali bila Anda juga bisa berbagi ilmu di sini. Banyak yang merasa kurang puas dengan jawaban-jawaban singkat dalam tanya jawab di sini, untuk itu saya mengundang Anda untuk memberikan tambahan informasi tentang hal-hal yang ditanyakan pembaca.

    Terima kasih.

  12. tikho says:

    Assalamu’alaikum
    ustadz, saya mahu bertanya hukum menjual beras secara kredit (di tangguhkan pembayarannya/ di bayar akhir bulan) boleh/ tidak? syukron

  13. Assalamualaikum Wr Wb. Alhamdulillah baru menemukan Situs ini semoga bermampaat bagi saya dan umumnya Umat Islam.

  14. karnadi kasan sardji says:

    Assalamu’alaikum….
    Alhamdulillah saya dapat membuka situs ini dan ikut membacanya….
    banyak hal yang belum saya ketahui…..tapi ada beberapa hal yang dapat saya baca dari situs ini….
    Semoga…situs ini banyak dibuka pengunjung….dan yang ingin membaca artikel2 bagus disini…. terima kasih Wassalam….

  15. ayip7miftah says:

    Assalamualaikum.
    Senangnya situs yang kaya pencerahan seperti ini masuk dalam “Indonesian Growing Blogs”.
    Keep spirit.

  16. wahab says:

    assalamu’alaikum,salam kenal,,,mohon penjelasan ttg isro’ mikraj,apakah benar dilaksanakan Nabi hanya untuk menerima perintah sholat? karena di ayat Al quran hal itu tidak dijelaskan. Mohon penjelasan, Trims,,,

  17. Achmad Ghozali says:

    ​​الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
    Ilmu bertambah, insya Allah tambah taat.

  18. bibib says:

    Alhamdulillah semoga blog ini pahalanya terus mengalir bagi yang punya blog ini.Aamiin,Aamiin,Aamiin.
    Minata izin copy-paste

  19. dida says:

    assalamualaikum… blog ini sangat bermanfaat. syukron

  20. Yubi says:

    Bagai manakah kalau mencari pasayangan yang baik

  21. dayat hidayat says:

    asslm. ust saya mo tanya tentang hukum tawasulan(hadarohan) yang biasa masyarakat lakukan.Hukumnya seperti apa,mohon balas ke email saya.Sukron.Dayat

    ————————————————–

    Waalaikumussalam,

    Mohon maaf saya baru dapat merespons Anda. Tentang tawasul bisa Anda baca : Hukum Tawasul, Bertawasul, dan Tawashul yang baru saya post pagi ini.

    Semoga bermanfaat.

    Salam.

  22. sukron hardianto says:

    Saya kira sufisme yg disampaikan oleh pak lukman ini,cukup sederhana dan mudah difahami.saat dunia semakin tua..kearifan beragama sangat diperlukan..tidak hanya menjalankan ritual2 agama tanpa memahami hakikat dari amaliah itu.

  23. Alib says:

    Assalamualaikum…
    Saya mau bertanya ttg permasalahan rumah tangga saya. Saya menikah dan usia pernikahan saya saat ini 1 tahun. Saya tinggal dengan ibu mertua saya, karena ibu mertua sudah janda. Dari sebelum menikah saya sudah bermasalah dengan calon ibu mertua saya, karena istri saya saat itu sudah dijodohkan tetapi batal dan memilih menikah dengan saya. Ibu mertua saya berharap tinggal di kota tempat ibu mertua saya tinggal. Karena hal pekerjaan saya sampaikan bahwa saya akan plg ke rumah mertua pada hari2 tertentu, dan khusus sabtu dan minggu saya dan istri akan plg kerumah orang tua saya. Awalnya hal tersebut tidak menjadi masalah, tapi lama kelamaan hal tersebut menjadi masalah. Ibu mertua menganggap saya mengingkari janji awal sebelum menikah untuk tinggal bersama dengannya. Dan pernah pada suatu hari ibu mertua saya sangat marah pada saya, karena terlalu sering mengajak istri saya untuk plg kerumah orang tua saya. Padahal itu saya lakukan cuman pada akhir pekan saja. Saat ini saya sudah bekerja dikota tempat tinggal ibu mertua saya, tetapi tetap saja saya merasa ibu mertua saya terlalu ikut campur dalam rumah tangga kami. Selalu saja ada permasalahan yg seharusnya bisa dibicarakan malah menjadi tak terselesaikan. Saat ini kami berencana untuk tinggal pisah dengan ibu mertua, tetapi takut untuk kami sampaikan karena sikap keras ibu mertua saya. Saya merasa tidak nyaman tinggal dengan ibu mertua saya.
    Yg menjadi pertanyaan saya adalah, sampai kapan kami bisa berumah tangga dengan tenang jika ibu mertua masih saja ikut campur dalam segala hal…?? Apa hak hak ibu mertua dalam rumah tangga kami…??
    Atas jawabannya saya sampaikan terima kasih.
    Wassalamualaikum

    —————————————————–

    Waalaikumussalam,

    Pernikahan merupakan gerbang untuk membentuk rumah tangga yang bahagia dalam keridhaan-Nya. Ketika istri Anda memilih Anda sebagai suaminya menunjukkan bahwa ia bersikap mandiri, tidak mau diintervensi orang lain, walau itu ibunya sendiri.

    Seorang suami adalah pemimpin dalam keluarga, suamilah yang menentukan kebijakan-kebijakan dalam rumah tangga, tentu dengan memperhatikan pendapat pihak lain. Sebagai seorang pemimpin dalam rumah tangga, Andalah yang harus memutuskan. Dan istri berkewajiban mematuhi Anda, selama kebijakan Anda tidak menyimpang dari jalan Allah.

    Anda lebih berhak membawa istri Anda dari pada ibunya untuk menahan agar tetap tinggal di rumahnya. Tapi semua itu harus dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai menyinggung perasaan ibu mertua Anda. Seorang ibu, bagaimanapun, akan berat melepas anak perumpuannya pergi meninggalkannya. Apalagi sudah tidak bersuami.

    Sebaliknya, bila ibu sudah mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, karena sakit-sakitan atau sudah sepuh, Anda berkewajiban merawatnya.

    Berkonsultasilah dengan keluarga Anda dan istri Anda. Semoga keluarga Anda selalu dalam lindungan-Nya. Amin.

    Hanya itu yang dapat saya sampaikan.
    Mohon maaf bila tidak dapat membantu dengan sebaik-baiknya.

    Wassalam.

  24. kani says:

    pa ustadz. sya mau brtnya ttg dam umrah (lrangan mncuci tngan dgn sabun),namun kondisinya nenek saya sudah kembali ke indonesia.apakah membyr dam nya bsa disni ato hrs di mekkah?? lalu brp bsar yg harus dibayar? terima kasih…
    jika bsa tlong d bls ke email sya.

  25. Rizki says:

    pak, ustad..
    Sy pnya nazar, kalau sy naik jabatan mka sy akan puasa 3 hr brturut2.. Namun stlh di kblkn naik jabtn, sy blm brpuasa smpai 6 bln lamanya,. Apakah sy brdsa pak.??
    Dan jika sy ingin mnjalankanya apa msh dtrma pak puasa sy?
    Terimakasih

  26. Ibnu Sukadi says:

    Alhamdulillah, semakin banyak blog bernuansa Islami… ayo kembangkan terus.

  27. harry says:

    asaalamu’alaikum
    pak ustad mau nyanya…bagaimana hukumnya kalo seorang imam dalam sholat di tengah sholatnya tidak sengaja batal wudhlunya…apakah boleh dilanjutkan meng-imami atau tidak dan diganti yang lain ? terima kasih…
    wassalam

    ———————————————————–

    Waalaikumussalam,

    Orang yang dalam keadaan tidak berwudhu jangankan mengimami shalat, shalat sendiri saja tidak boleh. Di masjid, di samping tempat imam biasanya ada pintu keluar , imam yang batal wudhunya itu harus keluar dan digantikan oleh orang yang berada di belakangnya.Ia maju ke depan untuk menjadi imam. Karena itu yang berdiri di belakang imam harus orang yang mampu menjadi imam. Siapa tahu ia dibutuhkan seperti dalam keadaan tersebut di atas.

    Sedangkan imam yang batal tadi berwudhu kembali dan mengikuti shalat di belakang sebagai makmum.

    Wassalam

  28. Idam says:

    Assalamu Alaikum Wr. Wb.
    Saya mempunyai mertua, baik yg laki-laki maupun yg perempuan sama-sama penjudi dan seringkali perlakuan mereka mengecewakan saya sbg menantunya. Contoh : bpk mertua sy dh berulang kali menggadaikan kendaran sy dan pernah menjual perhiasan istri sy utk berjudi sedangkan ibu mertua sy pernah membongkar tabungan anak sy dan istri sy tdk bs tegas tehadap orangtuanya. Yg sy mau tnykn dosakah sy menceraikan istri sy karna perlakuan orangtuanya dan apa hukumnya. Sy mohon jawabannya, terima kasih.

    ——————————————————–

    Waalaikumussalam,

    Apa yang mertua Anda lakukan dengan menggadaikan kendaraan Anda,menjual perhiasan istri Anda, mencuri tabungan anak Anda tanpa kerelaan Anda sebagai suami/ayahnya sudah merupakan tindakan kriminal. Walaupun istri Anda anak mereka, tapi Anda sebagai suami merupakan pemimpin rumah tangga.

    Kalau istri Anda keberatan kalau mereka dilaporkan ke polisi, misalnya, upayakan agar bisa dibicarakan penyelesaiannya dengan anggota keluarga lainnya, baik keluarga Anda atau keluarga istri.

    Kalau istri Anda tidak ikut-ikutan atau mendukung orangtuanya,bahkan menetangnya, tidak ada alasan Anda menceraikannya, karena ia tidak bersalah. Menceraikan istri tanpa ada alasan yang dibenarkan agama merupakan kezaliman. Saya kira, keluarga Anda lebih baik menjaga jarak dengan mereka, tapi bukan memutuskan silaturrahim.

    Kita doakan semoga mertua Anda bisa secepatnya bertobat, dan keluarga Anda bisa menikmati rumahtangga yang sakinah, mawaddah, dan penuh rahmah. Amin.

    Wassalamua’laikum.

  29. maLaa says:

    bagaimana cara memperoleh kumpulan ceramah miftah farid dari tahun 1974 sampai 2006 ?

  30. Jenisa says:

    assalamu’alaikum..
    Sy hendak brtnya pak ustadz.
    Ayah sy telah meninggal, meninggalkan sejumlah harta dari pencahariannya, seorang istri, satu putri dan satu putra.
    Istri dari almarhum (ibu saya) kembali menikah dengan seorang duda yang kemudian hari sering berlaku zalim.
    Pertanyaan saya, apakah suami kedua ibu saya ini berhak atas harta dari suami pertama ibu (ayah saya) tsb?
    Terimakasih ustadz, wassalam.

  31. Jenisa says:

    assalamu’alaikum..
    Sy hendak brtnya pak ustadz.
    Ayah sy telah meninggal, meninggalkan sejumlah harta dari pencahariannya, seorang istri, satu putri dan satu putra.
    Istri dari almarhum (ibu saya) kembali menikah dengan seorang duda yang kemudian hari sering berlaku zalim.
    Pertanyaan saya, apakah suami kedua ibu saya ini berhak atas harta dari suami pertama ibu (ayah saya) tsb?
    Terimakasih ustadz, wassalam..

    ————————————————–

    Waalaikumussalam,
    Ayah Anda (alm) tidak ada hubungan apa-apa dengan suami kedua Ibu Anda, jadi suami kedua ibu Anda ini tidak berhak atas waris yang ditinggalkan almarhum.

    Wassalam.

  32. Jenisa says:

    assalamu’alaikum

    ———————————

    Waalaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh

  33. Ending says:

    assalamualaikum pak ustad saya mau tanya bagaimana tentang qunut kan kalau misalkan di kampung saya itu kalau ada yang tidak qunut itu di sangka muhamadiyah lah dan dan yang saya ingin tanyakan sebetulnya hukum qunut sendiri gimana? sunnah apa wajib mohon penjelasannya pak ustadz wasalam..

    ——————————————-

    Waalaikumussalam,

    Tidak ada yang menyatakan bahwa qunut itu wajib, tapi menurut pendapat para ulama yang biasa membaca qunut, hukum qunut itu sunnah.

  34. sitihusnulkh@yahoo.com says:

    Assalamualaikum
    Saya mau bertanya, dulu saya prnah membentak ibu saya. Awalnya kami dekat sekali. Kebetulan ayah dan ibu saya bercerai, lalu ibu saya berpacaran lagi. Ternyata ibu saya hamil (married by accident), sontak membuat saya marah sekali. Saya juga seorang anak perempuan, saya baru berumur 16 tahun saat itu. Lalu saya tdk bisa menahan amarah saya, dan langsung meluapkan kekesalan kpd ibu saya. Saat ini ibu saya seperti tidak memperdulikan saya, sekarang saya tinggal bersama paman saya dan ibu saya tak pernah menghubungi saya walaupun saya sdh sms. Siapakah dlm kasus ini yg bersalah? Lalu apa yg harus saya lakukan agar hubungan kami kembali harmonis?

  35. ahmadarifi says:

    Assalamualaikaum wr wb
    kang salam kenal dari saya wong cerbon

  36. muhammad hudri says:

    asslamu’aliakum …
    wah sy bru tmpat konsul dsini.. smoga ustadz slalu dtmbahkan kbarokahaan n kmanfaatan nya..aamiin

  37. Aldhy says:

    Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh….
    Salam Hormat Saya Pada Para Pengasuh Blog ini,juga pada para Ikhwan,Akhwat,,,
    Salam Ukuwwah,.,dan smoga kita selalu menjalin Hubungan persatuan Ukuwwah Islamiah..yang Kokoh.,.smoga kita dipertemukan kelak di padang Masyhar dalam kumpulan Ummat Muhammad yang di Ridhai dalam Iman dan Islam..
    Fuji syukur sy Pada Allah Azza Wajalla,.saya di tuntun Menemukan Blog ini..
    Wallahua’lam Bisshawaf..
    Wassalam.

  38. tinon wulandari says:

    Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh….
    Allhamdullilah semoga ini adalah jalan Alloh SWT buat saya untuk sedikit menjadi pencerahan bagi saya….. Ustad selama 6 tahun ini saya sering bermimpi tentang seseorang dimasa kecil saya yang sebenarnya sudah tidak berjumpa selama hampir 9 tahun, mimpi itu selalu datang selama beberapa hari dan terus berulang di waktu waktu yang lain dan sudah berjalan selama 6 tahun ini. selama itupun saya dalam pertanyaan besar, dan berusaha mencari jawabannya….. perlu diketahui ustad saya sudah menikah….
    Sampai akhirnya awal romadhon tahun ini saya mendapatkan kabar dia yang ada dalam mimpi saya telah lama meninggal……. saya sangat terkejut mendengar berita ini.
    singakat cerita ustad almarhum selama hidupnya ternyata sangat menginginkan saya untuk menjadi pendamping hidupnya, walaupun akhirnya almarhum mendapati kenyaataan bahwa saya sudah menikah…. tidak lama dari itu ustad beliau mengalami kecelakaan yang akhirnya merenggut nyawanya…. ustad saya memang pernah memberikan harapan pada almarhun yang mungkin membuatnya berharap banyak, namun karena kondisi silaturrahmi kita terputus, ustad yang ingin saya tanyakan apakah ini merupakan kejadian yang kebetulan belaka? namun ustad saya merasa dikejar rasa berdosa yang amat sangat, ustad apakah yang harus saya lakukan?

  39. eka says:

    asalamualaikum wr wb
    sheikh yth,
    Sebelumnya saya mohon maaf atas uraian yang cukup panjang.. saya harap sheikh bersedia membacanya. maaf
    saya punya seorang sahabat, dan saya selalu mendoakan dia….
    saya pernah membaca sebuah hadis yang berbunyi “Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)
    berdasarkan hadist di atas, saya merasa kemuliaan mendoakan orang lain begitu besar,
    namun suatu hari saya pernah mengutarakan isi doa saya untuknya….
    Kini timbul rasa TAKUT bahwa saya tidak mendapatkan kemuliaan atau ke-mustajab-an sebagaimana bunyi hadis tsb karena saya TERLANJUR mengutarakan isi doa saya…
    Kini, Pertanyaan yang sering mengganjal saya:
    1. bagaiaman jika saya TERLANJUR mengatakan isi doa saya kepadanya, apakah secara teknis, ini membuat saya KEHILANGAN kemuliaan mendoakan orang lain?
    2. apakah doa saya untuk orang tersebut kedepannya menjadi ‘tidak dianggap’ oleh Allah SWT….. ?
    3. saya TAKUT SEKALI kehilangan kemuliaan atau ke-mustajab-an mendoakan orang lain… APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN agar saya dan orang yang saya doakan tetap mendapatkan kemuliaan sebagiamana bunyi hadis di atas?
    terima kasih wassalamualaikum Wr, Wb

  40. Rudi Van Gilbert Van Gilbert says:

    Test doang

  41. Rudi Van Gilbert Van Gilbert says:

    Alafwu ya sdra ku.. trpikir oleh ku bhwa knpa setiap ayat2 ilahi n hadits2 nabi saw. Yg d selalu di smpaikan oleh umat nabi saw,tpi kok Allah swt n nabi saw. nya tertutup oleh umat nya yg slalu menyampaikan? Seakan2 yg hebat penyampai nya, tpi bukan Allah swt. N rasul-NYA?.. ky yg bener sendiri aja. Maf ya. 🙂

  42. Marylin says:

    Pretty! This was an extremely wonderful post. Thank you for providing these details.

  43. Ronnie says:

    Hello, after reading this amazing piece of writing i am as well delighted to share my experience here with colleagues.

  44. alfianzidny says:

    assalamualaikum saudaraku, tukar link ya ane masih pemula http://alfianzidny.wordpress.com

  45. mita says:

    Assalamualaikum,sya ibu rmh tgga.mmlki mslh rt.usia prnkhn 7th.sya tggl brsma mertua.mertua saya org madura.yg lki2 tdk bkrja hnya main judi+taruhan+main prempuan.suami sya ska brprlku ksar dn bcra ktor kpda sya.stiap kli emsi suami mngluarkn kta crai dgn mudah.mski hnya mslh sepele krna air dlm gls tmph dsb.suami jg sulit utk diajk kntrak rmh.hnya jnji2 sja biar sya sng dn tdk prgi mngglknnya.suami tlh mykti dn menyia nyiakan kprcyaan yg sya ksh.suami tega menduakn bhkn smpai nkh siri d blkg sya.ktanya ortu dr phk wnta tdk mngthui hub gelp anknya dgn suami sya mski smpai nkh siri.kta suami klu ortu wnta smpai tau gk mngki direstui,alsannya krna si pria sdh pnya ank istri.dn si wnta tkut diktkn mrsk rt org.bgtu sya ksh tau mrtua gmna prilku anaknya.mertua sya tdk membntu sya smaskli mlh membela dn mbutupi aib anknya.smpai skrgpun suami klhtannya msh berhubngn dgn wnta itu.krna kdua hpnya dikunci dn setiap main hp sllu mnjauh agar sya tdk mngthui rhsia suami dgn wnta itu yg trsmpn dlm hpnya.bhkn mertua saya tega mngsir sya,tdk mlht k cucunya yg msh berusia 5 th.sya gk tau msti brbuat apa ,sya sdh brsha mnrti smua prnth suami baik maupun bruk.smpai ibu dn sdra sya mnjauh dr sya.krna sya tdk mau diajk utk hdup lbh baik menata masa dpn sya dn ank,jg utk mnylmtkn kslmtn jwa sya dn ank.krna sya brsikukuh tggl d rmh mrtua brsma suami.sya mlkkn semua itu dmi ank sya,biar tdk khlngan ksh syang seorg ayh.tp lma2 sya mrsa tdk kuat mnhn semua bbn ini sndrian.sya mrsa hmpir gila oleh perlkuan suami dn mertua.sya jg sllu berdoa mmhon kpda Allah,sya jg brsha utk bnyk2 mmbca igstifar,al fatehah,dn dzikir.krna sya mnsia biasa,sya ttap tdk mampu mnyangga beban ini sndri.sya mnta sran dn solusinya dr mas jalmi,terima kasih.wassalam

  46. Hamba Allah says:

    Assalamualaikum wr.wb
    saya mau tanya ustad.. dosakah ketika seorang anak mendoakan seorang ayahnya yang dzalim kepada keluarganya agar cepat meninggal…. karena si anak ini sudah tidak tahan melihat perlakuan kasar ayahnya terhadap ibu dan adik2nya…dia seorang ayah yang kasar, tdk menafkahi keluarga dan suka melontarkan kata2 yang tak pantas di ucapkan..dia suka memutuskan hubungan silaturahmi dg keluarga yg lain, dia selalu berburuk sangka kpda org lain, semua biaya hidup ditanggung oleh anaknya yang belum menikah, sampai2 si anak ini terlilit hutang diluar sana, dia tidak mensyukuri semua yang telah diberikan oleh anak dan istrinya, dia selalu membanding2kan dg anak saudara nya yg sukses…dia selalu memaksa agar istrinya mengmbil warisan keluarga istrinya, dia sangat tamak dengan harta… walaupun sebenarnya dia juga menyayangi anak nya.. si anak ini mendoakan ayahnya cepat meninggal agar ibunya bebas dari siksa ayahnya dan keluarga nya bisa hidup dg bahagia tanpa ada kekerasan.. bagaimana menurut ustad apakah anak ini berdosa… mohon pencerahannya ustad.. terima kasih
    waalaikumsalam wr.wb

  47. Assalamualaikum Wr.Wb…Tanya Yayi…Apakah boleh sholat witir 2 X (dua kali) yaitu setelah sholat terawih di masjid dan setelah sholat tahajut di rumah..?

  48. ivan says:

    Assalammualaikum…
    Saya hamba ALLAH ingin bertanya bagaimana cara membagi harta waris menurut hukum islam yg sdh di tetapkan ALLAH.dan perhitungan nya apabila harta warisan tersebut bernilai Rp 900jt sebelum dipotong pajak penjualan, berapa masing 2 mendapatkan hak waris sesuai syariat islamnya,dan berikut ini permasalahannya sbb:
    2 tahun yg lalu orang tua saya meninggal dunia dan meninggalkan seorang istri(yaitu ibu saya)dan meninggalkan 5 anak laki dan 1 perempuan..saya mohom bantuan bagaimana cara menghitung hak waris menurut syariat islam nya..apabila ada harta senilai 900jt.karna kami sama2 mengalami kesulitan dalam hal ini..sekali sata ucapkan banyak terima kasih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s