Pembunuhan Aktivis Islam


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, melihat cara Densus 88 dalam menangani terorisme, timbul pertanyaan dalam hati saya, apakah benar Densus 88 itu ingin memberantas terorisme atau malah ingin membunuhi aktivis Islam dan melestarikan terorisme sehingga terus ada di Indonesia?

Hamba Allah

Jawaban :

Jika menangani terorisme dimaksudkan sebagai nahi mungkar maka dalam menangani kemungkaran janganlah menimbulkan kemungkaran yang lebih besar. Begitulah syariat qishas yang diajarkan dalam Islam.

Semua demi tercapainya tujuan keamanan yang diharapkan dan menekan tingkat risiko yang ditimbulkan, memberikan efek jera yang tidak menimbulkan dendam kesumat setelahnya.

Tugas profesional penegak hukum dan keamanan, termasuk Densus 88, adalah melindungi masyarakat dengan tidak menimbulkan rasa takut yang lebih luas. Tidak memerangi terorisme dengan menimbulkan teror baru.

Lebih dari itu, Islam menuntut setiap aparatur negara dan penegak hukum untuk melindungi masyarakat dari kelaparan dan ketakutan. Namun, hal itu hanya dapat ditegakkan selama para aparat senantiasa menyembah Allah, Tuhan Ka’bah, dengan penuh kesungguhan. Sebagaimana firman Allah dalam surah al-Quraisy ayat 4.

Umat Islam tetaplah jernih dalam menyikapi provokasi pembunuhan aktivis Islam yang “diduga” teroris oleh Densus 88. Tindakan berlebihan Densus 88 memang sulit untuk diterima nalar sehat. Arogansi yang mereka tunjukkan memang telah melukai hati umat Islam.

Itu karena kezaliman amatlah dekat dengan penguasa dan mereka dapat menafsirkan undang-undang dan peraturan serta menggunakan alat negara sesuai persepsi (hawa nafsu) mereka sendiri.

Indonesia adalah negara hukum, seperti kata mereka. Maka, mari kita usut kasus pembunuhan aktivis Islam ini secara hukum pula dan ini adalah bentuk perlawanan (jihad).

Allah memandang, membunuh seseorang itu adalah sebagai membunuh manusia seluruhnya. Karena, orang-seorang itu adalah anggota masyarakat dan membunuh seseorang berarti juga membunuh keturunannya.

Yakinlah pada janji Allah, dengan iman dan amal saleh, maka kebenaran akan dimenangkan Allah dan kita dapat meraih ketenteraman dan keamanan dalam menjalani hidup ini. Kepolisian adalah pengayom masyarakat maka jangan sampai umat ini sudi di benturkan dengan kepolisian. Jika itu terjadi, umat dan bangsa inilah yang akan merugi. Wallahu a’lam bish-shawab

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Senin, 14 Januari 2013 / 2 Rabiul Awal 1434 H

 ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Jihad and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s