Zikir Ketika Berwudhu


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Saya pernah mendengar, beberapa ustadz menganjurkan ketika sedang berwudhu, hendaklah kita membaca doa dan zikir saat membasuh atau mengusap anggota wudhu. Apakah itu ada dalilnya, Ustadz?

Fatma Yanti — Semarang

Jawaban :

Memang ada sebagian ulama yang menganjurkan untuk membaca doa setiap kita membasuh atau mengusap anggota wudhu. Yakni, ketika membasuh muka, kita membaca doa yang artinya, “Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari wajah-wajah diputihkan dan dihitamkam.” Ketika membasuh tangan kanan, membaca doa yang artinya, “Ya Allah, berikanlah kitab amalanku lewat tangan kananku”. Kemudian, ketika membasuh tangan kiri, membaca doa yang artinya, “Ya Allah, janganlah engkau memberikan kitab amalanku lewat tangan kiriku atau dari belakang punggungku”.

Begitu pula, ketika mengusap kepala, membaca doa yang artinya, “Ya Allah, haramkanlah rambut dan kulitku dari siksaan neraka.” Dan, ketika membasuh kaki, membaca doa yang artinya, “Ya Allah, tetapkanlah kedua kakiku di atas shirat”.

Di antara ulama yang menyebutkan doa-doa ini adalah al-Rafi’i dalam kitabnya al-Syarhul al-kabir. Dalilnya adalah hadis yang disebutkan oleh Ibnu Hibban dalam kitab tarikhnya dengan sanad yang sangat lemah, yang beralasan bahwa hadis dhaif dapat dipakai dalam masalah fadhail al’a’mal (keutamaan amal).

Tetapi, mayoritas ulama menegaskan bahwa hadis ini sangat lemah, bahkan ada yang mengatakan hadis tersebut adalah hadis maudhu’ (palsu) sehingga tidak boleh dijadikan sebagai dasar dalam beramal. Para ulama yang membolehkan beramal dengan hadis dhaif pun menegaskan bahwa di antara syarat boleh beramal dengan hadis dhaif dalam fadhail al’a’mal (keutamaan amal) adalah jika hadis itu tidak terlalu lemah. Jika hadis dhaif itu terlalu lemah maka tidak dapat dijadikan sebagai landasan dalam beramal. Meskipun, hanya dalam fadhail al’a’mal.

Imam Nawawi dalam kitab Raudhat al-Thalibin menjelaskan, doa ini tidak ada dasarnya dan tidak pernah disebutkan oleh Imam Syafi’i serta jumhur ulama. Dalam kitab al-Azkar, Imam Nawawi juga menegaskan bahwa doa setiap membasuh anggota wudhu itu sama sekali tidak ada dari Nabi SAW.

Ibnu al-Sholah, sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam kitabnya al-Talkhish al- Kabir, juga mengatakan, tidak ada hadis yang shahih tentang doa tersebut. Dan, Ibnu al-Qayyim dalam kitab Zad al-ma’ad mengatakan, tidak ada riwayat yang menjelaskan bahwa Nabi SAW berdoa atau berzikir ketika sedang berwudhu, kecuali membaca basmalah.

Maka, setiap hadis yang menyebutkan doa ketika sedang berwudhu itu adalah suatu kebohongan yang dibuat-buat. Nabi tidak pernah mengatakannya dan tidak pernah mengajarkan kepada umatnya. Sebab, hanya ada hadis tentang membaca basmalah di awal wudhu dan membaca doa setelah berwudhu. Membaca doa setelah wudhu sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Nabi SAW (HR Muslim).

Dalam masalah ibadah wudhu ini, Rasulullah SAW telah menjanjikan bahwa dosa-dosa yang dilakukan oleh anggota wudhu kita akan dihapus dan diampuni oleh Allah SWT.

Abu Hurairah ra meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, ”Apabila seorang hamba Muslim atau Mukmin berwudhu, kemudian dia membasuh wajahnya maka akan keluar dari wajahnya bersama air itu atau bersama tetesan air yang terakhir segala kesalahan yang dia lakukan dengan pandangan kedua matanya. Apabila dia membasuh kedua tangannya maka akan keluar dari kedua tangannya bersama air itu atau bersama tetesan air yang terakhir segala kesalahan yang dia lakukan dengan kedua tangannya. Apabila dia membasuh kedua kakinya maka akan keluar bersama air, atau bersama tetesan air yang terakhir, segala kesalahan yang dia lakukan dengan kedua kakinya, sampai akhirnya dia akan keluar dalam keadaan bersih dari dosa-dosa.” (HR Muslim).

Wallahu a’lam bish-shawab

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Senin, 10 Desember 2012 / 26 Muharram 1434 H

 ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Ibadah, Shalat and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s