Jihad Harta untuk Gaza


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

13468256Pray For GazaAmerika lewat lisan Presiden Barack Obama terang-terangan mendukung serangan Israel ke Gaza dan menyuplai senjata negara sekutunya itu. Apakah ini alasannya mengapa Allah SWT dan Rasul-Nya mewajibkan jihad harta untuk membantu perjuangan saudara kita di Palestina?

Omar — Jakarta

Jawaban :

Umat Islam di seluruh dunia seharusnya menyadari saat ini di sekeliling mereka tengah berkecamuk perang global. Baik perang dengan senjata maupun perang dengan media. Umat Islam dunia seharusnya merasakan suasana tersebut. Saat inilah keimanan seseorang sedang dilihat, diuji, dan diperhatikan Allah dan para malaikat-Nya, terutama keseriusan mereka berjihad harta mempersenjatai saudaranya yang dibombardir Amerika dan sekutu emasnya, Zionis Israel.

Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS al-Hujurat [49]:15).

Dari Anas, ia berkata, Rasulullah bersabda, “Perangilah orang-orang musyrik itu dengan harta, jiwa, dan lidah kalian.” (HR Abu Daud dan Ahmad).  Sebenarnya banyak alasan yang seharusnya memotivasi mukmin menafkahkan hartanya untuk membantu perjuangan umat Islam di mana pun, terutama perjuangan rakyat Palestina.

Doktor Nawwaf Takruri, ketua Majelis Ulama Palestina, menyebutkan alasan-alasan tersebut. Pertama, melaksanakan perintah Allah. Hukum jihad dengan harta adalah wajib, sama seperti kewajiban berjihad dengan nyawa. Ibnu al-Qayyim dalam kitab Zad al-Ma’ad menjelaskan, perintah berjihad dengan harta merupakan saudara kandung dan pasangan perintah berjihad dengan nyawa.

Dalam Al-Quran bahkan selalu disebutkan lebih dulu daripada jihad nyawa. Dalam hampir setiap ayat dicantumkan, kecuali satu dalam Surah at-Taubah ayat 111. Hal itu menunjukkan, jihad harta itu lebih penting dan mendesak daripada jihad nyawa. Jihad fisik tidak mungkin terlaksana tanpa ketersediaan dana.

Kedua, berharap meraih keutamaan berjihad dengan harta di jalan Allah. “Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. (QS an-Nisa [4]:95).

Ketiga, menghindari dampak buruk dari keengganan berjihad dengan harta di jalan Allah. Orang yang enggan menafkahkan hartanya sebenarnya menghancurkan hartanya sendiri. Ia meletakkan dirinya dalam bahaya, baik di dunia maupun akhirat.

“Dan, belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS al- Baqarah [2]:195).

Keempat, merealisasikan niat tulus untuk dapat berjihad dengan nyawa di jalan Allah.
Berjihad dengan harta adalah bukti ketulusan niat untuk dapat berjihad dengan nyawa. Rasul bersabda, “Barang siapa yang memohon mati syahid dengan tulus kepada Allah maka Allah menempatkannya pada kedudukan para syuhada sekalipun dia mati di atas kasur.” (HR Muslim).

Kelima, menegakkan kejayaan agama Allah dan mendukung mujahidin dengan harta serta nyawa. Kita harus ingat, saat kita duduk bersama keluarga, ada sebagian saudara kita meninggalkan keluarganya. Musuh umat Islam tidak akan berhenti. Kita juga harus segera mengatasi kekurangan dan mencukupi kebutuhan para mujahid.

Keenam, meneladani jalan hidup generasi awal umat ini. Setiap orang yang membaca sejarah hidup generasi awal akan mendapati mereka adalah orang yang murah hati. Mereka mengorbankan segalanya demi agama Islam. Dengan sikap itu, mereka berhasil memimpin dan memberi hidayah bagi bangsa-bangsa di dunia ini.

Ketujuh, karena orang Yahudi di seluruh dunia juga menyumbangkan hartanya untuk menjajah Palestina. Jika orang Yahudi yang dikenal sangat mencintai kekayaan dan kekikiran rela melakukannya, seharusnya umat Islam lebih gigih lagi. Sekarang saatnya berjihad harta untuk saudara kita di Gaza. Allahu Akbar !

Wallahu a’lam bish-shawab

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 22 November 2012 / 8 Muharram 1434 H

Ilustrasi : http://wasathon.com

 ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Dunia Islam, Jihad and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s