Wanita yang Sebulan Lalu Melahirkan Melalui Operasi, Bolehkah Berpuasa ?


Oleh : M. Quraish Shihab

Bolehkah wanita yang telah operasi kandungan ( kurang lebih sebulan lalu ), tetapi masih mengeluarkan darah seperti menstruasi, shalat dan puasa ?

Rus M , Jakarta

Jawaban :

Yang melahirkan karena operasi dan bayinya tidak keluar dari tempat keluarnya yang normal, dia tidak dinilai mengalami nifas. Karena itu , darah yang keluar tidak dinilai nifas. Kalau darah itu berupa mens, maka masa mens yang terlama menurut Mazhab Hanafi hanya sepuluh hari, dan Mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali, 15 hari. Jika melampaui masa itu, maka itu penyakit.

Pada dasarnya ia wajib shalat dan pada dasarnya wajib pula berpuasa, kecuali bila dokter terpercaya melarangnya berpuasa. Kalau bayi keluar dari tempat yang normal, maka ia dinilai masih dalam keadaan nifas. Masa terpanjang nifas diperselisihkan ulama. Mazhab Hanafi dan Hanbali 40 hari, serta Mazhab Maliki dan Syafi’i 60 hari. Sebelum melampaui masa itu, ia tidak boleh shalat dan puasa ■

Sumber :  Quraish Shihab Menjawab, Republika, Senin, 27 Desember 1999 / 19 Ramadhan 1420 H

Judul dari admin

Gambar : trulygraphics

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, M.Quraish Shihab, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s