Risau Ketika Ramadhan Tiba


Oleh : Ustadz Aam Amiruddin

Saya adalah seorang pengusaha bisnis rumahan. Setiap Ramadhan tiba, ada rasa yang mengganjal di hati saya. Dari tahun ke tahun, tiap Ramadhan, produktivitas anak buah saya sedikit menurun karena alasan lemas. Selain itu, saya juga harus putar otak menyiapkan uang THR untuk mereka yang sudah harus terkumpul pertengahan Ramadhan. Kadang saya bertanya, apakah perasaan ini adalah pertanda saya tidak bergembira dalam menyambut Ramadhan ? Apa ada masalah dengan kadar keimanan saya, Ustadz ?

Jawaban :

Sebagaimana kita ketahui bahwa ( panggilan ) kewajiban shaum Ramadhan ditujukan kepada orang-orang yang beriman sebagaimana dimuat dimuat dalam ayat berikut ini:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelummu agar kamu bertakwa.” ( QS Al-Baqarah [2] : 183 )

Seruan kewajiban shaum khusus bagi orang yang beriman. Hal itu menunjukkan bahwa shaum merupakan salah satu syarat terpenuhinya keimanan sekaligus untuk mengukur kadar keimanan seorang mukmin. Karena, tidak dipungkiri jika shaum Ramadhan menyimpan banyak tantangan, godaan, dan halangan. Tidak sedikit yang akhirnya gugur di tengah jalan, bahkan menolak Ramadhan sejak dari awal. Sebaliknya, keberhasilan melewati shaum Ramadhan dengan sabar dan ikhlas karena didasari keimanan yang memadai akan berbuah segala jaminan kebaikan dan Allah sendiri yang akan memberikan langsung kelak di akhirat.

Pendek kata, shaum adalah ujian keimanan sekaligus ujian kesabaran. Datangnya Ramadhan tidak akan selalu berarti datangnya kemudahan, keuntungan, dan peluang. Oleh karena itu, bisa disebut wajar jika bagi sebagaian besar kaum Muslimin memandang datangnya Ramadhan seperti hadirnya tantangan baru. Dari tantangan itu, cara orang menyikapi Ramadhan pun bermacam-macam. Ada yang tetap bersemangat dengan menghadapi dan menikmati tantangan itu; ada yang ragu-ragu, galau, gundah, apatis; bahkan ada yang sampai menolak dan mencela bulan Ramadhan.

Tentunya, tiada lagi jalan selamat menyikapi Ramadhan selain menghadapinya dengan keimanan dan ketulusan sampai kita bisa menikmatinya dan menemukan jalan keluar dari permasalahan, khususnya yang terkait datangnya Ramadhan. Bukankah Ramadhan bulan penuh rahmat dan berkah ? Mengapa tidak sekalian kita manfaatkan untuk menambah nilai-nilai kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain ? Ada baiknya kita tilik kembali janji Allah dalam Al-Quran berikut ini.

“… Siapa pun yang bertakwa kepada Allah, pasti Allah akan membukakan jalan keluar baginya, dan Allah akan  memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Siapapun yang bertawakal kepada Allah, pasti Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya, Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sungguh, Allah telah menetapkan ukuran untuk setiap sesuatu.” ( QS Ath-Thalaq [65] : 2-3 )

Sebagai seorang entrepreneur, Anda dituntut untuk memiliki kreativitas dalam menemukan solusi masalah ini. Insya Allah, rezeki dari-Nya tidak akan ke mana selama Anda giat mencarinya. Mengenai kondisi keimanan Anda, hanya Allah yang mengetahuinya. Namun, jika Anda merasa sepertinya kondisi keimanan tersebut kendur atau menurun, ada baiknya Anda beristighfar dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan beribadah Ramadhan secara lebih giat lagi. Wallahu a’lam ■

Sumber : Bedah Masalah, Percikan Iman, No. 7 & 8  Th. XIII Juli – Agustus 2012 / Ramadhan – Syawal 1433 H

Gambar : Nanima

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Aam Amiruddin, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s