Puasa dan Lebaran di Negara Berbeda


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, kalau kita mulai puasa Ramadhan di Indonesia, kemudian kita pergi ke negara lain dan ternyata puasa di sana lebih dulu atau terlambat dengan puasa di negara kita, bagaimana Idul Fitrinya?

Verawaty Sy – Jakarta Barat

Jawaban :

Pada dasarnya seseorang harus mengikuti ketentuan awal puasa dan Lebaran di daerah mana dia berada, baik penduduk daerah itu mau pun pendatang. Karena ibadah puasa, Idul Fitri, ataupun Idul Adha adalah ibadah yang bersifat kolektif atau bersama seluruh kaum Muslimin. Abu Hurairah meriwayatkan, Nabi Muhammad bersabda, “Puasa itu adalah pada hari ketika kalian semua berpuasa, dan Idul Fitri adalah pada hari ketika kalian semua ber-Idul Fitri dan Idul Adha adalah ketika kalian semua ber-Idul Adha.”  ( HR Tirmizi ).

Imam Tirmizi mengatakan, sebagian ulama menafsirkan hadis ini adalah puasa dan Idul Fitri harus dilaksanakan bersama jamaah dan mayoritas umat Islam. Imam al-Shan’ani dalam kitab Subulussalam juga menegaskan, dalam hadis ini terdapat dalil ketetapan Id seseorang akan dianggap sah jika sesuai dengan seluruh kaum Muslimin dan seorang yang secara sendirian mengetahui hari Id dengan melihat hilal, wajib baginya menyesuaikan dengan yang lain. Dan, hukum ini harus dia ikuti, apakah dalam waktu shalat, ber-Idul Fitri, ataupun ber-Idul Adha.

Dalam masalah yang Anda tanyakan terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian ulama berpendapat bahwa jika seseorang pindah ke negara yang Idul Fitrinya terlambat dari negara asalnya, dia harus mengikuti keputusan umat Islam di negara dia berada meskipun dia harus berpuasa lebih dari 30 hari. Berdasarkan hadis Nabi di atas, seorang Muslim harus mengikuti ketentuan awal Ramadhan, Idul fitri, dan Idul Adha di negara mana dia berada.

Mereka mengibaratkan seseorang yang melakukan perjalanan ke daerah yang waktu terbenam mataharinya lebih lama di mana seseorang harus tetap berpuasa sampai matahari terbenam di sana. Sementara di negara tujuan belum terlihat hilal, sedangkan Rasulullah mensyariatkan untuk berpuasa dan berlebaran dengan melihat hilal.

Sedangkan jika seseorang berpindah ke negara yang Idul Fitrinya lebih dulu dari negara asalnya, ia berlebaran bersama penduduk Muslim negara tersebut. Ia juga harus mengqadha atau mengganti puasanya yang kurang di bulan lainnya, jika dia berlebaran pada hari ke-28 dari puasanya dan jumlah puasa di kedua negara itu ( negara asal dan negara tujuannya ) 30 hari, ia harus mengqadha dua hari.

Jika di kedua negara itu atau pada salah satunya puasanya 29 hari, ia mengqadha satu hari karena panjang bulan dalam Islam tidak ada yang kurang dari 29 hari. Sebagian ulama lain berpendapat bahwa dalam berlebaran seseorang hendaknya mengikuti ketentuan negara asalnya, yaitu negara di mana dia memasuki awal Ramadhan, dan juga karena Ramadhan itu tidak mungkin lebih dari 30 hari dan tidak mungkin kurang dari 29 hari.

Ulama kelompok ini mengingatkan, jika berbuka atau Lebaran di negara yang umat Islam masih berpuasa, ia harus melakukannya secara sembunyi. Ini merupakan perkara ijtihadiyah, tapi pendapat yang kuat adalah dengan mengikuti umat Islam di negara dia berada berdasarkan hadis Nabi di atas. Hadis tersebut yang menegaskan, hendaknya seseorang itu berpuasa dan berlebaran bersama dengan umat Islam di negara dia berada ketika awal puasa dan Idul Fitri itu datang.

Wallahu a’lam bish-shawab

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Selasa, 17 Juli  2012 / 27 Sya’ban 1433 H

Ilustrasi : itsmyviews.com

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s