Wanita yang Harus Mengganti Puasa dan Membayar Fidyah


Oleh : M. Quraish Shihab

Wanita hamil yang mengkhawatirkan dirinya, bisa berpuasa dan bisa menggantinya dengan fidyah. Tapi , kalau yang dikhawatirkan bayinya mengapa harus membayar fidyah dan mengganti puasa di hari lain ? Bagaimana kalau yang dikhawatirkan itu keduanya, apakah harus membayar fidyah dan mengganti puasa ?

Nina, Tangerang

Jawaban :

Wanita hamil yang tidak puasa karena khawatir terhadap anaknya, dia harus puasa dan membayar fidyah. Ini disebabkan karena pada hakikatnya dia wajib berpuasa, karena dia sehat. Tapi, karena dia berbuka dengan alasan demi anak yang dikandungnya, maka ketika itu dia wajib membayar fidyah, karena alasan bukanya bukan dari dirinya. Karena itu, bila kekahawatiran itu menyangkut dirinya dan janinnya, maka ia tidak wajib membayar fidyah ■

Sumber :  Quraish Shihab Menjawab, Republika, Jumat, 17 Desember 1999 / 9 Ramadhan 1420 H

Judul dari admin

Gambar : Thalassemia Patients and Friends

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, M.Quraish Shihab, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s