Rumah Ibadah Harus Menghadap Kiblat ?


Oleh : M. Quraish Shihab

Umat Islam harus menghadap kiblat. Apakah semua rumah ibadah harus menghadap kiblat, walaupun akan tidak indah karena terdapat di pinggir jalan raya ? Bagaimana kalau rumah ibadah itu tidak menghadap kiblat, tetapi cukup orang yang shalat saja menghadap kiblat ?

Zainal  – Padang

Jawaban :

Yang penting adalah shalat menghadap kiblat, bukan bangunannya yang menghadap ke kiblat. Masjid al-Azhar di Mesir, bangunannya menghadap membelakangi kiblat, di samping masjid Al-Azhar ada masjid Sayyidina Al-Husain yang pintu masuk utamanya mengarah bukan ke arah kiblat. Ada lagi bangunan masjid yang miring.  Demikian wa Allah a’lam ■

Sumber : Dr Quraish Shihab Menjawab, Dialog Jumat, Republika, Jumat, 31 Desember 1999 / 23 Ramadhan 1420 H

Judul dari admin

Gambar : Anne Ahira

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, Ibadah, M.Quraish Shihab, Shalat and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s