Aib Diri


Oleh : M. Quraish Shihab

Saya ingin menanyakan apakah jika akan atau telah menikah, kita harus menceritakan kepada calon/suami tentang masa lalu diri seperti hubungan dengan pria lain di masa lalu, atau lembaran hidup yang tidak baik seperti diperkosa semasa kecil ? Bagaimana menurut Islam ?

Hamba Allah – Bekasi

Jawaban :

Salah satu sifat Allah dari sekian sifat-sifat-Nya yang amat indah adalah Ghafur dan Ghaffar yang antara lain bermakna : Banyak dan berulang-ulang kali menutup kesalahan dan aib manusia. Sekian banyak dosa, kesalahan dan aib, bahkan isi hati kita yang ditutup-Nya.

Tidak seorangpun mengetahui isi hati manusia kecuali dirinya sendiri. Seandainya terungkap apa yang terlintas dalam pikiran atau terkuak apa yang terbetik dalam hati menyangkut kejahatan atau penipuan, sangka buruk, dengki, dan sebagainya maka sungguh manusia akan mengalami kesulitan dalam hidupnya.

Allah SWT tidak hanya menutupi apa yang dirahasiakan manusia terhadap orang lain, tetapi juga menutupi sekian banyak pengalaman-pengalaman masa lalunya, kesedihan atau keinginannya, yang dipendam  dan ditutupi oleh Allah di bawah sadar manusia sendiri, yang kalau ditampakkan kepada orang lain, atau dimunculkan ke permukaan hati yang bersangkutan sendiri, maka pasti akan mengakibatkan gangguan yang tidak kecil.

Allah SWT memerintahkan manusia agar meneladani-Nya anatara lain dalam menutup aib itu, baik aib orang lain maupun aib dirinya. Rasul SAW bersabda,”Kalau kamu terpaksa melakukan satu kesalahan maka tutupilah.” Yakni jangan menampakkan kedurhakaan dan keburukan itu, karena dia dapat merangsang orang lain melakukan hal yang sama, atau dapat mengakibatkan gangguan dalam hubungan antarmanusia.

Karena itu, suami atau istri tidak perlu membuka rahasia  masa lalu yang dapat mengeruhkan hubungan rumah tangga. Yang penting adalah menyesalinya, bertekad tidak mengulanginya dan bermohon agar Allah Yang Maha Ghaffar itu mengampuni dan menjaga rahasia itu,sehinggatidak diketahui oleh siapapun. Demikian wa Allah a’lam ■

Sumber : Dr Quraish Shihab Menjawab, Dialog Jumat, Republika, Jumat, 31 Desember 1999/23 Ramadhan 1420 H

 Gambar : Komunitas Single Parents Indonesia

  ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Akhlak, Keluarga, M.Quraish Shihab, Pernikahan and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s