Waris untuk Saudara


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Saya mempunyai anak perempuan dari pernikahan pertama dan saat ini tidak mempunyai anak dari pernikahan kedua. Siapakah ahli waris saya? Saya 10 bersaudara dan masih mempunyai ayah serta ibu. Bagaimana perhitungan warisnya jika ayah saya meninggal sebelum pembagian waris dan berdosakah jika saya tak rela harta saya diwariskan kepada saudara kandung saya?

Halida Hn — Lampung

Jawaban :

Jika Saudari wafat maka yang berhak menjadi ahli waris Saudari adalah suami, anak perempuan, ayah, ibu, dan saudara-saudara.Suami mendapatkan 1/4, anak perempuan mendapatkan 1/2, ayah mendapatkan 1/6, dan ibu mendapatkan 1/6. Adapun, saudara-saudara terhijab atau terhalang oleh ayah.

Tetapi, jika dalam kasus di atas ayah Saudari wafat juga maka penyelesaiannya adalah suami mendapatkan ¼ bagian karena pewaris ( mayit ) meninggalkan keturunan ( pada kasus ini, anak perempuan ). Allah berfirman, “Jika istri-istrimu itu mempunyai anak, kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau ( dan ) sesudah dibayar utangnya.“ ( QS an-Nisa [4]: 12 ).

Anak perempuan mendapatkan 1/2 karena sendiri. Allah berfirman, “Jika anak perempuan itu seorang saja maka ia memperoleh separuh harta.“ ( QS an-Nisa [4]: 11 ). Ibu mendapatkan 1/6 karena pewaris ( mayit ) memiliki keturunan dan ada beberapa saudara.

Dalam hal ini, Allah berfirman, “Dan, untuk dua orang ibu bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan jika yang meninggal itu mempunyai anak.“ Pada ayat yang sama, Allah berfirman, “Jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara maka ibunya mendapat seperenam.“ ( QS anNisa [4]: 11 ).

Adapun sisanya maka diberikan kepada saudara-saudara. Sebagaimana Rasulullah bersabda, “Berilah ahli waris hak-haknya dan sisanya untuk ahli waris laki-laki yang terdekat.“ ( HR Bukhari dan Muslim ). Dalam kasus ini, saudara-saudara mendapatkan sisanya sebesar 1/12 bagian.

Mengenai ketidakrelaan mewariskan ke saudara kandung maka sebagai seorang Mukmin, kita harus tunduk atas apa yang Allah dan Rasul-Nya putuskan sekalipun kadang keputusan tersebut tidak seirama dengan keinginan kita. Allah berfirman, “Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.“ ( QS al-Baqarah [2]: 147 ).

Begitupun Allah memberikan apresiasi surga bagi orang-orang yang tunduk patuh menjalankan titah-Nya. Allah berfirman, “( Hukum-hukum tersebut ) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedangkan mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.“ ( QS an-Nisa [4]: 13 ).

Sebaliknya, Allah akan memberikan azab bagi orang-orang yang enggan untuk tunduk pada titah-Nya. Allah berfirman, “Dan, barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedangkan ia kekal di dalamnya dan baginya siksa yang menghinakan.“ (QS an-Nisa [4]: 14) .

Rasulullah pun bersabda, “Setiap daging yang tumbuh dari yang haram maka neraka lebih layak baginya. “( HR Ahmad, Baihaqi, dan An-Nasa’i dari Umar bin Khatab) . Wallahu a’lam bish shawab

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Senin , 11 Juni 2012 / 21  Rajab 1433 H

Gambar : Republika e-paper, 07-06-2012

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Waris and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s