Bagaimana Hukum Beribadah bagi Transgender ?


Oleh : Ustadz Aam Amiruddin

Transgender-intersexual Symbol

Bagaimana hukum beribadah bagi transgender ( laki-laki yang sudah menjalani operasi kelamin ). Apakah dia terkena hukum sebagai seorang laki-laki atau perempuan. Misal, ketika shalat, apakah dia wajib memakai mukena atau bagaimana? Juga ketika haji, apakah dia dikelompokkan pada jamaah haji laki-laki atau perempuan? Mohon penjelasannya.

Jawaban :

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu hukum Islam perihal operasi alat kelamin. Operasi kelamin dilakukan dengan sejumlah sebab dan latar belakang. Dalam dunia kedokteran modern dikenal tiga bentuk operasi kelamin, yaitu:

Pertama, operasi penggantian jenis kelamin yang dilakukan terhadap orang yang sejak lahir memiliki kelamin normal. Operasi jenis ini jelas diharamkan dalam Islam karena merupakan unsur kesengajaan untuk mengubah ciptaan Allah. Sehingga, ketentuan terkait syariat, seperti shalat dan lainnya, dikembalikan kepada kondisi kelamin semula. Apabila operasi terlanjur dilakukan, maka ditekankan untuk melakukan operasi ulang dan mengembalikannya pada keadaan semula.

Kedua, operasi perbaikan atau penyempurnaan kelamin yang dilakukan terhadap orang yang sejak lahir memiliki cacat kelamin, seperti zakar ( penis ) atau vagina yang tidak berlubang atau keadaan tidak sempurna lainnya. Operasi penyempurnaan seperti ini tentunya dibolehkan, bahkan dianjurkan karena termasuk mengobati dan menjaga kesehatan fisik. Operasi dalam kondisi seperti ini tidak mendatangkan masalah dalam hal syariat karena jenis kelamin yang bersangkutan tidak berubah.

Ketiga,operasi pembuangan salah satu kelamin yang dilakukan terhadap orang yang sejak lahir memiliki dua organ atau jenis kelamin ( penis dan vagina ). Operasi kelamin jenis ini, jika dilakukan dengan tujuan tashih ( perbaikan ) atau takmil ( penyempurnaan ) dan sesuai dengan hukum akan membuat identitas dan status hukum orang tersebut menjadi jelas, maka tentu dibolehkan bahkan dibutuhkan. Menurut Wahbah Az-Zuhaili dalam Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, jika selama ini penentuan hukum waris bagi orang yang berkelamin ganda ( khuntsa ) didasarkan atas indikasi atau kecenderungan sifat dan tingkah lakunya, maka setelah perbaikan kelamin menjadi pria atau wanita, hak waris dan status hukumnya menjadi lebih tegas. Masih menurut Wahbah Az-Zuhaili, perbaikan dan penyempurnaan alat kelamin bagi khuntsa sangat dianjurkan demi kejelasan status hukumnya. Wallahu a’lam ■

 Sumber : Bedah Masalah, Percikan Iman, No. 04  Th. XIII April 2012 / Jumadil Akhir 1433

Gambar : en.wikipedia.org

                                                                                                                                                                              ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Aam Amiruddin, Fiqih and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Bagaimana Hukum Beribadah bagi Transgender ?

  1. Astrid s astuti says:

    Bagaimana pandangan dalam ilmu fiqih mengenai transgender yang menjadi imam shalat. Bolehkah ? Apa ketentuannya ?

  2. Febriana ramadhani says:

    Bagaimana dengan transgender perempuan ke laki-laki? Karena menjadi transgender mereka bukan hanya mengganti alat kelamin saja, dimana mereka juga melakukan injeksi hormon testosteron yang membuat mereka berhenti haidh, tumbuh janggut dan lain sebagainya. Dimana menghentikan terapi ini sangat berbahaya dan dapat mengancam jiwa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s