Puasa Rajab


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, kalau ada pesan pendek ( SMS ) tentang puasa tanggal 1 dan 2 bulan Rajab pahalanya sekian dan sekian, apa dalilnya ustadz?

Abdullah

Jawaban :

Allah SWT dengan hikmah-Nya telah memuliakan dan mengutamakan sebagian bulan atas bulan lainnya, mengutamakan sebagian tempat atas tempat yang lain, tetapi semuanya itu harus berdasarkan dalil dan hujjah yang kuat dari Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad yang sahih. Allah SWT telah memuliakan sebagian bulan yaitu bulan-bulan haram atas bulan yang lain.

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya, empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.“ ( QS. at-Taubah [9] : 36 ). Dan bulan-bulan haram itu kemudian dijelaskan oleh Nabi dalam hadis.

Diriwayatkan dari Abu Bakrah, bahwa Nabi bersabda, “Masa telah berputar seperti keadaannya ini dari semenjak Allah menciptakan langit dan bumi, satu tahun itu 12 bulan, di antaranya empat bulan suci, tiga bulan berturut-turut, Zulqa’dah, Zulhijjah, dan Muharram, serta bulan Rajab mudhar yang terletak antara bulan Jumada dan Sya’ban.” (HR Bukhari dan Muslim).

Bulan-bulan ini disebut bulan haram karena pada bulan-bulan tersebut diharamkan untuk melakukan peperangan kecuali jika diserang dan juga karena melakukan perbuatan yang diharamkan pada bulan-bulan itu dosanya lebih besar dibandingkan bulan lainnya. Rajab termasuk bulan-bulan haram yang dimuliakan Allah.

Dalil tentang mengkhususkan puasa di bulan Rajab, seperti menyebutkan barang siapa yang berpuasa di awal Rajab atau beberapa hari dari bulan Rajab akan mendapatkan ini dan itu, sungguh tidak ada dalilnya. Kalaupun ada hadis yang diriwayatkan tentang itu, menurut para ulama hadis-hadisnya itu adalah antara hadis yang sangat dhaif ( lemah ) dan maudhu’ ( palsu ).

Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitabnya Tabyinul `ujub bi ma warada fi fadhli Rajab menegaskan, “Tidak terdapat riwayat sahih yang bisa dijadikan dalil tentang keutamaan bulan Rajab, baik dengan puasa sebulan penuh, puasa pada hari-hari tertentu di bulan Rajab. Telah ada orang yang mendahuluiku dalam memastikan hal itu yaitu Imam Abu Ismail al-Harawi.”

Beliau melanjutkan, hadis yang menerangkan tentang keutamaan Rajab atau keutamaan puasanya, atau puasa pada sebagian harinya secara jelas, maka ada dua macam yaitu dha’if dan maudhu’. Menurut Ibnu Qayyim dalam kitab Al-Manar al-Munif, semua hadis yang menyebutkan puasa Rajab dan shalat pada sebagian malamnya adalah kebohongan yang diada-adakan. Jadi, mengkhususkan hari tertentu untuk berpuasa di bulan Rajab, seperti hari pertama dan kedua serta meyakini itu hal sunah dan memiliki kelebihan dibanding puasa di hari lainnya, termasuk bid’ah.  Wallahu a’lam bish shawab ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 24 Mei 2012 / 3 Rajab 1433 H

Kaligrafi : Chicago Hilal

ΩΩΩ

Hadis-hadis Mengenai Ibadah dan Keutamaan Bulan Rajab — Dr. Ahmad Lutfi Fathullah, MA. Published on May 22, 2012 / Rajab 1, 1433 by Pusat Kajian Hadis

ΩΩΩ

Silakan simak juga :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Ibadah, Puasa. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s