Benarkah Harta Tidak Berkurang dengan Shadaqah ?


Oleh : Muhammad Syafii Antonio

Saya sudah lama mendengar ungkapan, ”Tidak akan berkurang harta dengan shadaqah”. Bagaimana penjelasan dari ungkapan tersebut karena nyatanya dengan zakat dan shadaqah uang dan aset saya berkurang ?

Marsum Abu Alif, Purwokerto, Jawa Tengah

Jawaban :

Memang benar bahwa Rasulullah dalam salah satu hadisnya pernah bersabda “ma naqasha maalun min shadaqah,” tidak akan berkurang harta dengan shadaqah. Yang beliau maksudkan shadaqah di sini adalah zakat. Penggunaan istilah ini dipakai juga dalam Al-Quran surat at-Taubah ayat 60 dan ayat 103. Sungguhpun demikian banyak juga para ulama yang mengartikan shadaqah di sini meliputi infaq, shadaqah, dan wakaf.

Penjelasan sabda Rasul SAW  “tidak akan berkurang harta dengan shadaqah”  banyak sekali. Saya akan menerjemahkannya secara kuantitatif dan kualitatif dari sisi keuangan dan perbankan. Secara kuantitatif, dana yang kita keluarkan dalam bentuk zakat dan shadaqah tidak berkurang dapat dibuktikan dengan memakai kerangka akuntansi.

Dalam akuntansi kita mengenal harta lancar (current asset) dan harta tetap (fixed asset) . Dalam kategori harta yang paling lancar adalah uang tunai atau uang di bank. Jika Anda memiliki uang Rp 1.000.000 kemudian Anda belanjakan Rp 25.000, maka Anda akan merasakan uang Anda di saku berkurang dan tersisa 97,5 persen. Secara akuntansi istilah “hilang” sesungguhnya tidak terlalu tepat, tetapi yang terjadi adalah perpindahan dari pos harta lancar ke pos biaya atau pengeluaran.

Dalam kaitannya dengan zakat dan infaq hilangnya dana sebesar Rp 25.000 akan dicatat oleh Allah SWT bukan di pos biaya, tetapi di sisi aset dalam jumlah yang beratus-ratus kali lipat. Analogi ini akan lebih jelas lagi jikalau Rp 25.000 tadi Anda tabung. Perbedaannya kalau menabung di bank dunia, bunganya hanya 18 sampai 20 persen setahun, itu pun jikalau banknya sehat dan tidak dilikuidasi, jikalau menabung pada Allah SWT bunga atau bagi hasilnya adalah 70 ribu persen. Angka 70 ribu persen adalah turunan dari janji Allah dalam surat al-Baqarah ayat 261  yang akan melipatgandakan pahala shadaqah sebesar 700 kali lipat ( dalam notasi persen menjadi 70 ribu persen ).

Walhasil jikalau dijumlahkan sisa uang Anda yang Rp 975.000 ditambah dengan Rp 25.000 plus bunganya sebesar 70 ribu persen, maka total harta lancar Anda akan bertambah bukannya berkurang.

Perbedaannya hanya soal jatuh tempo pencairan. Jika Anda menabung maka jatuh tempo pengambilannya, kalau deposito mungkin enam bulan atau setahun sekali, obligasi 10 hingga 20 tahun. Investasi pada Allah diambil ketika kita berpulang kepada-Nya nanti. Mungkin seminggu, setahun, sepuluh tahun, atau bahkan bisa sehari lagi atau sejam lagi.

Penjelasan kedua adalah penjelasan secara kualitatif. Coba perhatikan surat Ibrahim ayat 7, “Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan,’Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan tambah  ( nikmat ) kepadamu dan jika kamu mengingkari ( nikmat-Ku ) maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih’”. Di sini Allah SWT mengaitkan proses penambahan nikmat dengan syukur. Atau, dalam bahasa statistik ada positive correlation, hubungan yang positif antara penambahan aset dan proses syukur yang salah satu manifestasinya dengan mengeluarkan zakat, infaq dan shadaqah.

Mungkin saja Allah sudah merencanakan rezeki tahap dua Anda. Pencairannya ditangguhkan sampai syukur, zakat, serta infaq terjadi dahulu. Jika infaq dan zakat terjadi maka turunlah rezeki tahap dua itu. Jika zakat tidak terjadi maka rezeki berikutnya pun tidak juga turun. Allahu a’lam

Sumber : Iqtishad, Republika, Senin, 9 Desember 2002 / 4 Syawal 1423 H

  • Dr. Muhammad Syafii Antonio, pakar ekonomi Islam

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Muamalah, Muhammad Syafii Antonio, Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s