Nikah di Luar Negeri


Oleh : Ustadz Aam Amiruddin

Ustadz , saya seorang akhwat umur 27 tahun, tinggal di Bandung. Saya punya calon suami berumur 32 tahun yang sedang di luar negeri melanjutkan studinya. Kami ingin segera melaksanakan pernikahan, namun calon suami tidak bisa pulang karena studinya tidak bisa ditinggalkan. Tadinya saya siap menunggu, tapi dia tidak mau menunda. Akhirnya dia menyuruh saya untuk menyususl dan melaksanakan ijab-kabul di masjid sana dengan wali hakim, padahal wali nasab saya masih hidup yaitu kakak, kalau ayah sudah meninggal. Yang ingin saya tanyakan : (1) Apakah boleh hal seperti itu dilaksanakan ? (2) Apakah pernikahan yang kami laksanakan itu sah ataukah tidak ?

Isye@chikmail.com

Jawaban :

Apa yang diusulkan calon suami Anda sudah benar, sesuai dengan anjuran Rasulullah saw: “Tiga perkara yang tidak boleh ditunda-tunda, yaitu shalat bila telah tiba waktunya, jenazah bila telah siap, dan perempuan bila telah ditemukan pasangannya yang sepadan.” ( HR. Baihaqi )

Adapun masalah perwalian memang diakui bahwa salah satu syarat sahnya pernikahan adalah wali, sebagaimana sabda Rasul saw: “Siapapun di antara wanita yang menikah tanpa seizin walinya, maka nikahnya batal, nikahnya batal, nikahnya batal !”…  ( HR. Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, dan Tirmidzi )

Berdasarkan hadits ini juga hadits lainnya yang senada, para ahli menyimpulkan bahwa wali merupakan salah satu syarat sahnya pernikahan. Atau dengan kata lain tidak sah nikah tanpa adanya wali. Wali itu ada dua macam: wali nasab dan wali hakim.

Wali nasab adalah perwalian yang terjadi karena hubungan darah/nasab misalnya, ayah, kakak, paman dll. Sedangkan wali hakim artinya orang yang ditunjuk untuk menggantikan wali nasab.

Untuk kasus yang Anda hadapai persoalannya tidak terlalu rumit. Kalau wali nasab tidak mungkin ikut berangkat untuk menikahkan Anda di sana, maka tulis saja surat pernyataan dari wali Anda yang menyatakan bahwa ia menyerahkan perwalian kepada wali hakim di tempat calon suami Anda studi. Dengan cara ini persoalan perwalian sudah selesai. Jadi yang akan menjadi wali Anda adalah wali hakim di sana yang telah diberi wewenang oleh wali Anda di sini.

Selanjutnya tinggal disiapkan persyaratan-persyaratan lainnya yaitu: minimal ada (2) dua orang saksi laki-laki Muslim, mahar/maskawin, dan pelaksanaan ijab-kabul/akad nikah. Kalau ini semua ini sudah terpenuhi, maka pernikahan Anda itu sah.

Dan kalau pernikahan ini ingin tercatat di KUA, maka laporkan saja ke kantor urusan agama setalah Anda kembali di sini dengan membawa bukti pencatatan pernikahan Anda di luar negeri  (biasanya Islamic Center yang ada di sana menyediakan catatan pernikahan).

Kesimpulannya, boleh melaksanakan akad nikah di luar negeri dengan menggunakan wali hakim yang telah disetujui wali nasab, dan bila syarat-syarat lainnya terpenuhi, seperti saksi, mahar, dan ijab-kabul, maka pernikahannya sah. Wallahu A’lam ■

Sumber : Bedah Masalah, Majalah Percikan Iman, No. 7 Th. III  Juli 2002 / Rabiul Tsani 1423 H

             ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Aam Amiruddin, Fiqih, Pernikahan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Nikah di Luar Negeri

  1. uwi says:

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    Pa ustadz…saya seorang wanita umur 33 tahun dan calon saya orang luar dan saya sudah lama menjalin hubungan. Dan kami berencana ingin segera menikah. Dan calon suami saya orang yang sederhana. Dan calon suami ingin saya yang datang ke negara nya karna ketrbatasan keuangan,calon saya ini hanya bisa memberangkat saya seorang diri. Ustadz apakah saya boleh pergi dengan seorang diri dengan niat ingin menikah karna Allah. ªª yang harus aku lakukan ustadz dengan semua ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s