Bercumbu di Depan Isteri


Oleh : Ustadz Aam Amiruddin

Ustadz, saya berstatus sebagai istri kedua, saya tinggal satu rumah dengan istri pertama. Kadang sya suka melihat suami sedang bercumbu dengan istri pertamanya. Dan kadang-kadang suami pun mengajak bercumbu pada saya di depan istri pertamanya. Bagaimana hukumnya ?

Yulianti@ …com

Jawaban :

Istri pertama bercumbu dengan suaminya di depan istri kedua, atau sebaliknya istri kedua bercumbu dengan suaminya di depan istri pertama, tidaklah masalah, alias boleh. Alasannya, karena antara suami dan istri sudah tidak ada lagi batas-batas aurat. Aurat perempuan tidak boleh diperlihatkan kecuali kepada mahramnya, sementara Anda dan istri pertama adalah sama-sama mahram dengan suami. Firman Allah swt., “…dan janganlah (wanita) menampakkan perhiasannya ( auratnya ) kecuali kepada suami mereka…” ( Q.S. An-Nur [24] : 31 ). Wallahu A’lam

Sumber : Bedah Masalah, Majalah Percikan Iman, No. 06 Thn. IV Juni 2003  / Rabiulawal 1424 H                                                                                                                                                             

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Aam Amiruddin, Fiqih, Keluarga and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Bercumbu di Depan Isteri

  1. Riri says:

    Yang lebih rajih adalah tidak boleh bercumbu dengan istri dihadapan istri yang lain,karena perempuan tetap tidak boleh melihat aurat perempuan lain.wallahu a’lam

  2. ucing says:

    sepintas saya baca terjemahan Q.S. An-Nur [24] : 31 dari jawaban ustadz di atas, saya ambil kesimpulan bahwa wanita (istri) hanya boleh menampakkan auratnya kepada suaminya saja… dan tidak kepada orang lain / wanita lain, meski wanita itu adalah istri yang lain dari suaminya. Wallahu A’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s