Bolehkan Mengoperasi Selaput Dara ?


Oleh : M Quraish Shihab

Saya seorang dokter. Saat praktek, ada pasien yang menanyakan bisakah selaput dara dioperasi ? Dalam bidang kedokteran, operasi selaput dara itu adalah hal yang biasa. Namun, sebagai seorang Muslim, saya ingin menanyakan, bolehkah seorang gadis melakukan operasi selaput dara tersebut dan mengembalikannya seperti semula ?
Atas jawabannya, saya haturkan terima kasih.

dr. Muizuddin, Semarang

Jawaban :

Permasalahan ini termasuk masalah aktual yang banyak dibicarakan orang. Dan banyak pendapat ulama berkenaan dengan masalah ini, sehingga tidak mudah menyimpulkannya.

Mengenai hal ini , ada beberapa pendapat ulama. Di antaranya:

  1. Operasi selaput dara dapat menimbulkan tercampur baurnya garis keturunan. Boleh jadi si wanita itu telah hamil akibat persetubuhan sebelumnya kemudian setelah melakukan operasi selaput dara ia menikah dengan pria lain. Hal itu menyebabkan janin yang dikandungnya dinasabkan kepada suaminya yang terakhir sehingga tercampurlah yang halal dengan yang haram.
  2. Operasi selaput dara menyebabkan aurat vitalnya terlihat.
  3. Operasi selaput dara memudahkan muda-mudi melakukan perbuatan dosa ( zina ) karena mereka tahu bahwa selaput dara dapat kembali seperti sedia kala selepas bersetubuh.
  4. Bilamana berbenturan antara maslahat ( kebaikan ) dan mafsadat ( keburukan ) maka yang kita pilih adalah meraih maslahat tanpa menimbulkan mafsadat. Itulah yang terbaik. Bilamana hal itu tidak mungkin diwujudkan maka jika mafsadat yang timbul lebih besar daripada maslahat yang hendak diraih hendaklah mendahulukan menolak mafsadat tanpa harus mempertimbangkan maslahat yang luput, sebagaimana yang ditetapkan oleh para ahli fiqih. Bedasarkan kaidah di atas, jika kita lihat besarnya mafsadat yang ditimbulkan operasi selaput dara ini maka dapatlah kita putuskan bahwa tidak boleh melakukan operasi selaput dara karena mafsadat yang ditimbulkannya sangat besar.
  5. Salah satu kaidah syariat menyatakan : “Kemudharatan tidak boleh dihilangkan dengan kemudharatan pula” diantara cabang kaidah ini adalah “Tidak dibolehkan mengelakkan kerugian tanahnya dengan merugikan tanah orang lain” demikian pula seorang pemudi atau ibunya tidak boleh mengelakkan mudharat ( koyaknya selaput dara ) dengan melakukan operasi selaput dara dan menimpakan mudharatnya kepada suaminya.
  6. Dasar-dasar melakukan operasi selaput dara dianggap tidak syar’i, karena mengandung unsur penipuan. Dan syariat telah mengharamkan penipuan.
  7. Operasi selaput dara membuka pintu dusta bagi pemuda-pemudi dan bagi keluarga mereka dengan menyembunyikan hakikat sebenarnya. Dan syariat telah mengharamkan dusta.
  8. Operasi selaput dara membuka pintu bagi para dokter untuk melakukan praktek aborsi dengan alasan menyembunyikan aib ■

Sumber : Anda Bertanya Hikmah Menjawab,  Majalah Hikmah, No. 01 – Tahun I / Juni 2003 / Rabiul Akhir 1424 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Akhlak, Fiqih, Keluarga, M.Quraish Shihab and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Bolehkan Mengoperasi Selaput Dara ?

  1. SihatSelalu says:

    terjumpa info ni, juga tentang selaput dara… sharing is caring🙂 – Selaput Dara Wanita

    —————————————–

    Terima kasih Malaysia. Semoga Sihat Selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s