Bagaimana Agar Suami Bisa Terbuka Ketika Memberi Bantuan kepada Keluarganya ?


Oleh : Ustadz Aam Amiruddin

Ustadz, suami saya kalau membantu keluarganya ( dalam hal materi ) selalu tanpa sepengetahuan saya sebagai istrinya. Jika hal tersebut dibiarkan, saya takut ada kesan di keluarga suami bahwa saya akan melarang jika mengetahui hal tersebut. Padahal, saya ingin memberi bantuan secara langsung dari tangan saya. Saya takut membicarakan hal ini dengan suami karena dia gampang tersulut emosi. Tolong Pak Ustadz, saya mohon petunjuknya bagaimana saya harus mulai membicarakannya dengan suami.

Jawaban :

Pada dasarnya, setiap individu berkewajiban untuk senantiasa berbuat baik kepada siapa pun tanpa harus diketahui oleh pihak mana pun. Namun, dalam konteks berumah tangga, adakalanya pihak suami atau istri perlu mengetahui yang dilakukan oleh pasangannya demi menjaga keharmonisan rumah tangga. Melihat realitas yang ada, ternyata tidak semua pasangan menyadari hal tersebut.

Menyikapi kondisi seperti ini, diperlukan usaha ( baik dari suami atau istri ) untuk memberi tahu pasangannya tentang perlunya keterbukaan, saling menghargai, dan saling percaya. Dan, tidak bisa dipungkiri bahwa mengomunikasikan hal seperti itu kepada pasangan tidak selalu berjalan mudah.

Bagi beberapa pasangan, perlu pengorbanan dan kesabaran dalam mengominkasikannya meski pada beberapa kasus hal tersebut berisiko. Lebih-lebih tidak ada teori khusus yang memberi petunjuk yang efektif dalam melakukan itu semua, selain kita dituntut untuk terus belajar dan berani mencoba. Karena pada akhirnya, hanya pasangan tersebut yang lebih tahu keadaan yang tengah dialami.

Akhirnya, semua dikembalikan kepada kita masing-masing. Yang jelas, apa pun pegorbanan yang kita lakukan dan keberanian kita mengambil risiko, Allah akan menghargainya sebagai sebuah kebajikan yang benilai pahala berlipat. Wallahu a’lam ■

Sumber : Bedah Masalah, Percikan Iman, No. 03 Th. XIII Maret2012 / Jumadil Ula 1433                                                                                                                                                                       

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Aam Amiruddin, Keluarga, Pernikahan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s