Perempuan Baik Dapat Lelaki Keji


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, kalau menurut ayat Al-Quran, laki-laki yang baik itu untuk perempuan yang baik dan sebaliknya, mereka tidak jauh berbeda dengan pasangannya. Mungkinkah seorang playboy yang ilmu agamanya masih minim dan sedang belajar berpasangan dengan perempuan salehah? Kalau ya, berarti apa ada yang salah dengan perempuannya?

Hamba Allah

Jawaban :

Ayat yang dimaksudkan adalah ayat 26 dari surah al-Nuur di mana Allah SWT berfirman, “Perempuan-perempuan yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah buat perempuan yang keji ( pula ), serta perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk perempuan yang baik ( pula ). Mereka ( yang dituduh ) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka ( yang menuduh itu ). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia ( surga ).“

Ayat ini diturunkan berkenaan dengan peristiwa hadits al-ifki ( berita fitnah dan kebohongan ) yang menimpa istri Nabi SAW, Aisyah. Dalam menafsirkan ayat ini, ada beberapa pendapat ulama yang tidak berjauhan dan tidak saling bertentangan.

Pertama, pendapat yang mengatakan maksud dari keji dan baik dalam ayat ini adalah keji dan baik dalam perkataan.Hal itu berarti, maksud ayat ini adalah perkataan keji itu hanya bagi mereka yang keji juga dan orang yang keji itu cocoknya dengan perkataan yang keji juga. Begitu pula sebaliknya, perkataan yang baik itu untuk orang-orang yang baik. Ini adalah pendapat Ibnu Abbas, Mujahid, Sa’id bin Jubair, al-Sya’bi, Hasan al-Basri, al-Dhahak, dan Ibnu Jarir al-Thabari.

Pendapat ini dikuatkan dengan kalam Allah selanjutnya dalam ayat ini, yaitu “Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka ( yang menuduh itu ),“  dengan maksud bahwa Aisyah dan Shafwan bersih dari tuduhan yang dituduhkan oleh orang-orang keji tersebut.

Kedua, pendapat yang mengatakan, maksud keji dan baik di sini adalah keji dan baik dalam perbuatan. Hal ini berarti, perbuatan keji itu hanya bagi mereka yang keji juga dan orang yang keji itu cocoknya dengan perbuatan yang keji juga. Begitu juga sebaliknya, perbuatan yang baik itu untuk orang-orang yang baik. Ini adalah pendapat Habib bin Abi Tsabit, `Atha bin Abi Rabah, dan Qatadah. Diriwayatkan juga dari para ulama ini bahwa mereka menafsirkan keji dan baik dalam ayat ini dengan keji dan baik dalam perkataan dan perbuatan, dengan menggabungkan kedua pendapat ini.

Ketiga, pendapat yang mengatakan, maksud keji dan baik dalam ayat ini adalah orang-orangnya yang berkaitan dengan pernikahan. Yang berarti bahwa wanita-wanita keji itu bagi laki-laki keji juga, laki-laki keji juga untuk wanita keji. Begitu juga sebaliknya, wanita yang baik itu untuk laki-laki yang baik juga. Ini adalah pendapat Abdurrahman bin Zaid bin Aslam.

Ia berkata, “Nabi SAW adalah orang baik maka dan selayaknya mempunyai seorang istri yang baik juga. Begitu juga Aisyah adalah orang baik maka sudah selayaknya mendapatkan suami yang baik juga.” Tidak ada permasalahan mengenai arti keji dan baik jika mengikuti pendapat pertama dan kedua, yang mungkin timbul pertanyaan adalah terhadap makna yang ketiga.

Karena, dalam realitasnya, banyak terjadi wanita baik mempunyai suami yang tidak baik atau sebaliknya. Hal itu terjadi jika kita belum memahami konteks dan gaya bahasa (uslub) Al-Quran. Ayat ini bentuknya adalah bentuk berita ( kabar ), tapi maksudnya adalah perintah ( insya ). Allah memerintahkan agar mereka yang ingin menikah atau para wali yang ingin menikahkan anaknya, berusaha mencari dan memilih orang baik dan saleh dalam pandangan mereka.

Selain itu, dianjurkan jangan memilih bukan karena agama dan kesalehannya. Jadi, dalam ayat ini, Allah tidak mengabarkan perempuan yang keji itu pasti menikah dengan laki-laki keji juga atau sebaliknya karena kalau itu dalam bentuk berita maka itu pasti terjadi karena yang mengabarkannya ialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Berkuasa.

Gaya bahasa seperti dalam ayat ini sama dengan gaya bahasa dalam ayat-ayat lain, seperti firman Allah, “Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina atau perempuan yang musyrik, dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin.” ( QS al-Nuur [24]: 3 ).

Jika ada seorang perempuan salehah, tetapi bersuamikan laki-laki tidak baik, bukan berarti ada yang salah pada dirinya. Sebab, hal itu adalah ujian dan cobaan dari Allah baginya. Kasus ini bukan hanya terjadi pada orang-orang biasa, bahkan seorang nabi pun bisa mempunyai istri yang tidak baik sebagaimana terjadi pada Nabi Nuh dan Nabi Luth.

Dan juga terjadi bagi wanita salehah, Asiyah yang menjadi istri Fir’aun, seorang raja zalim yang bahkan mengaku sebagai Tuhan. Sebagai seorang manusia yang lemah dan selalu berbuat dosa, kita harus selalu mengintrospeksi diri kita dan memohon ampun kepada-Nya dan berdoa semoga diberi pasangan yang dapat mengantarkan kita menuju ke jalan Allah. Wallahu a’lam bish shawab

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 15 Maret 2012 / 22 Rabiul Akhir 1433

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Al-Quran, Bachtiar Nasir, Pernikahan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Perempuan Baik Dapat Lelaki Keji

  1. terimakasih atas pencerahannya🙂

  2. Decci says:

    Reblogged this on The Life of Decci and commented:
    “Jika ada seorang perempuan salehah, tetapi bersuamikan laki-laki tidak baik, bukan berarti ada yang salah pada dirinya. Sebab, hal itu adalah ujian dan cobaan dari Allah baginya. Kasus ini bukan hanya terjadi pada orang-orang biasa, bahkan seorang nabi pun bisa mempunyai istri yang tidak baik sebagaimana terjadi pada Nabi Nuh dan Nabi Luth.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s