Mengangkat Tangan Saat Berdoa dan Bersalaman Seusai Shalat


Oleh : KH. Athian Ali Moh. Da’i

Ada pertanyaan yang ingin saya sampaikan, yaitu :

1. Ada keterangan dari Nabi, berdoa itu tidak perlu mengangkat kedua tangan, kecuali dalam shalat istisqa ?

2. Bila selesai shalat, di kampung saya ada yang berjabatan tangan setelah shalat. Bahkan ada yang satu per satu disalaminya. Apakah hal itu diperintahkan ?

Taryo Engkosmana, Ciamis

Jawaban:

  1. Mengangkat tangan bukan merupakan prinsip dan bukan pula syarat dalam berdoa. Ada dua keterangan dalam hal ini, maka kita boleh memilih antara mengangkat tangan atau tidak.
  1. Risalah Islam memerintahkan umatnya agar menjalin silaturahmi. Bersalaman atau berjabatan tangan merupakan salah satu bentuk sederhana dari ungkapan dan wujud silaturahmi. Namun perlu dicatat di sini, bahwa pelaksanaan bersalaman seusai shalat fardlu, hendaknya tidak sampai menganggu mereka yang akan melaksanakan shalat sunat rawatib atau mengganggu kekhusuan berdzikir ■ 

Sumber : Keluarga Sakinah, Hikmah,  Minggu I – Juni 1995 / 3 – 9 Muharram 1416 H

Judul dari admin

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Athian Ali M. Da'i, Fiqih, Shalat, Syariah and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s