Isyarat Menjadi Makmum


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, misalnya ada laki-laki yang berdiri melaksanakan shalat, kemudian datang wanita ingin menjadi makmum. Maka, apa yang seharusnya dilakukan wanita tersebut agar laki-laki tadi mengetahui bahwa ada yang ingin mengikutinya sehingga dia mengeraskan suaranya? Kan nggak mungkin menepuk pundaknya, Ustadz?

Hamba Allah , Bandung

Jawaban :

Mengutamakan shalat berjamaah bukan hanya melipatgandakan pahala ibadah semata, melainkan menjadi sebab turunnya rahmat dan pertolongan Allah ta’ala, terutama dalam gerak langkah kehidupan umat yang mengharapkan ridha Allah menuju baldatun thayyibah wa rabbun ghafuur. Pemimpin yang tidak mengutamakan shalat berjamaah tidak dapat menyatukan hati umatnya dan tidak pula menjadi perantara turunnya rahmat pertolongan Allah bagi umat.

Menepuk pundak merupakan sebuah isyarat yang diberikan oleh orang yang ingin menjadi makmum bagi orang yang sedang shalat sendiri agar ia mengetahui bahwa ada orang yang ingin mengikutinya. Dengan begitu, ia menyesuaikan tata cara shalatnya sebagai imam, semisal dengan mengeraskan suara dalam shalat jahriyah ( Maghrib, Isya, dan Subuh ). Sebenarnya, jika seseorang laki-laki ingin bermakmum kepada orang yang shalat sendirian, tidak perlu menepuk pundak orang itu, tapi cukup langsung berdiri di sebelah kanannya.

Hal itu sesuai dengan hadis Nabi SAW, “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata, ‘Saya tidur di rumah Maimunah ( istri Nabi SAW ) dan Nabi sedang di sana malam itu. Kemudian, beliau berwudhu dan mendirikan shalat, maka saya berdiri di sebelah kirinya, kemudian Rasulullah SAW memegangku dan menempatkan aku di sebelah kanannya. Dan, beliau shalat 13 rakaat, lalu tidur sampai mengembuskan udara dari mulutnya, dan Nabi SAW jika tidur biasa mengembuskan udara dari mulutnya. Kemudian datang muazin, maka Nabi SAW keluar dan melaksanakan shalat tanpa berwudhu lagi.’” ( HR Bukhari dan Muslim ).

“Dari Jabir bin Abdullah ra, ia berkata, ‘Nabi SAW pernah berdiri shalat, kemudian aku datang, lalu aku berdiri di sebelah kirinya, maka beliau memegang tanganku, lantas ia memutarkan aku sehingga ia menempatkan aku di sebelah kanannya. Kemudian, datang Jabbar bin Shakr yang ia langsung berdiri di sebelah kiri Rasulullah SAW. Lalu, beliau memegang tangan kami dan beliau mendorong kami sehingga beliau mendirikan kami di belakangnya.’” ( HR Muslim ).

Dari hadis tersebut di atas dapat kita ketahui bahwa para sahabat yang ingin bermakmum kepada Nabi SAW yang sedang shalat sendirian tidak menepuk pundak beliau, tapi langsung berdiri di samping beliau. Dan dengan begitu, beliau pun tahu ada yang ingin menjadi makmum.

Adapun bagi wanita yang ingin menjadi makmum bagi laki-laki yang sedang shalat sendiri jika tempat berdirinya harus di belakang imam yang kemungkinan tidak diketahui dan jauh, ia bisa melakukan apa pun yang dianggapnya dapat memberi isyarat yang dapat dipahami oleh orang yang ingin diikutinya. Dan jika hal itu sulit dilakukan, sebenarnya tidak perlu dilakukan karena menurut Mazhab Syafi’i tidak perlu niat menjadi imam bagi si imam. Yang perlu dalam shalat jamaah adalah niat dari pihak makmum karena dialah yang menjadikan shalat itu shalat jamaah. Wallahu a’lam bish shawab  ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 23 Februari 2012 / 1 Rabiul Akhir 1433 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Shalat and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Isyarat Menjadi Makmum

  1. jj says:

    ustadz, jika wanita menepuk pundak laki-laki yang sedang shalat sendirian dengan maksud ingin menjadi makmum, namun tangan wanita tsb tertutup kain (tdk bersentuhan dengan kulit) apakah hal tsb diperbolehkan? atau cukup dengan menepuk tangan saja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s