Hak Waris Anak Nikah Siri


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, apakah anak yang dihasilkan dari pernikahan siri mendapatkan hak waris dari orang tuanya, seperti kasus seorang pejabat yang menikah siri dengan artis lalu meninggal dunia?

Donny Saptura J — Surabaya

Jawaban :

Salah satu sebab kewarisan dalam Islam adalah adanya akad pernikahan yang sah. Jika dari pernikahan tersebut melahirkan keturunan, maka keturunan itu berhak mendapatkan hak waris dari kedua orang tuanya. Ada tiga jenis nikah siri dan setiap jenis memengaruhi ada tidaknya hak waris bagi anak yang terlahir dari pernikahan itu.

Pertama, pernikahan yang memenuhi semua syarat dan rukun nikah dalam Islam, terutama adanya wali dan dua orang saksi yang adil, tapi pernikahan itu tidak dicatat dalam catatan lembaga pemerintah yang mengurusi hal itu, yaitu Kantor Urusan Agama (KUA). Hukum pernikahan ini menurut Islam adalah sah secara agama dan di kalangan ulama sering juga dinamakan dengan nikah ‘urfi. Umat Islam sangat tidak dianjurkan melakukan pernikahan seperti ini karena dikhawatirkan dapat menghilangkan hak pihak-pihak yang terikat dalam pernikahan, terutama hak istri dan hak anak yang lahir dari pernikahan disebabkan tidak adanya legalitas kuat yang menetapkan bahwa mereka adalah suami istri yang sah.

Bahkan, mayoritas ulama zaman sekarang mewajibkan kepada pasangan yang ingin menikah untuk mencatatkan pernikahan mereka di instansi yang berwenang guna menjaga hak masing-masing pihak dalam ikatan pernikahan. Kedua, pernikahan yang dihadiri wali dan dua orang saksi, tetapi para saksi diminta berjanji merahasiakan dan tidak mengumumkan pernikahan itu ke publik. Para ulama berbeda pendapat mengenai sahnya pernikahan seperti ini. Jumhur ulama mengatakan, pernikahannya sah tapi hukumnya makruh. Alasan mereka, pengumuman pernikahan kepada khalayak ramai bukanlah syarat sahnya suatu pernikahan karena cukup dengan kesaksian para saksi. Hadis yang memerintahkan mengumumkan pernikahan hanya bersifat anjuran dan bukan wajib.

Anak yang dilahirkan dari nikah siri jenis pertama dan kedua mendapatkan hak waris dari kedua orang tuanya. Ketiga, pernikahan antara laki-laki dan perempuan tanpa wali perempuan dan terkadang juga tanpa adanya saksi. Hukum pernikahan ini adalah batal dan keduanya harus dipisahkan. Sebab, salah satu syarat sah pernikahan menurut jumhur ulama adalah persetujuan wali perempuan dan ada saksi. Rasulullah bersabda, “Tidak sah suatu pernikahan kecuali dengan wali dan dua saksi yang adil.“ ( HR Daruquthni, Baihaqi, dan Hakim ). Ibnu Hazm mengatakan dalam kitab Muhalla-nya bahwa tidak ada yang sahih dalam bab ini tentang dua saksi yang adil kecuali sanad ini.

Dalam riwayat yang lain Aisyah meriwayatkan, “Wanita mana pun yang menikah tanpa seizin walinya nikahnya adalah batal.  Jika dia telah digauli, dia berhak mendapatkan mahar karena lelaki itu telah menghalalkan kemaluannya. Jika terjadi pertengkaran di antara mereka, penguasalah yang menjadi wali atas orang yang tidak punya wali.“ (HR Tirmizi, Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Hakim). Anak dari nikah siri kategori ketiga ini hanya mendapatkan hak waris dari ibunya saja dan tidak mendapatkan hak waris dari ayahnya karena pernikahan kedua orang tuanya tidak sah menurut syariat Islam. Jadi, anak tersebut dinasabkan kepada ibunya, tetapi bisa mendapatkan selain hak waris, seperti hadiah, wasiat, dan hibah dari ayahnya. Wallahu a’lam bish shawab ■

 

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Selasa, 28 Februari 2012 / 6 Rabiul Awal 1433

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Waris and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Hak Waris Anak Nikah Siri

  1. rico yohansyah says:

    thanks

  2. diana says:

    bagaimana hukum wali nikah bagi anak yang lahir dari pernikahan siri?,siapa yang akan menjadi wali nikahnya?

  3. originalekosmetik says:

    Ustad mau tanya ayah ananda telah meninggal meninggalkan dari hasil perkawina n sah 2 orang anak : yang pertama anak kandung dan yang kedua anak angkat dan ibunda , kemudian dari hasil nikah siri dengan 3 org istri mempunyai 4 laki2 dan 2 perempuan , yang ingin saya tanyakan hak waris menurut hukum islam diatur seperti apa, karena kami awam , mohon bantuannya terima kasih sebesar2 besarnya semoga allah swt membalas semua kebaikan pak ustad.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s