Jihad Bagi Perempuan


Oleh : Hj. Marhamah Saleh

Ustazah bisa dijelaskan perbuatan perempuan yang Rasulullah SAW diberi pahala seperti berjihad di jalan Allah SWT?

Siti Maesaroh di Mampang, Jakarta Selatan

Jawaban :

Jihad merupakan amal paling utama di sisi Allah ( QS. al-Nisa’: 74, al-Shaf: 10-11 ). Bagi wanita, banyak cara dan amalan baik yang bisa mewujudkan keinginannya meraih pahala setara jihad, di antaranya:

‘Aisyah suatu kali bertany kepada Rasulullah Saw, “ Ya Rasul, kami tahu jihad adalah amal paling utama. Lantas tidak bolehkan kami ( kaum wanita ) berjihad?” Rasul menjawab, “Tetapi jihad yang paling utama adalah haji mabrur”.  ‘Aisyah mengulang lagi pertanyaannya, “Ya Rasul, tidak wajibkah kaum perempuan berjihad?” Rasul menjawab, “Kalian wajib berjihad tanpa harus berperang, yaitu dengan haji dan umrah”. (HR. Ahmad).

Dalam hadis lain dikisahkan seorang wanita pernah datang kepada Rasullullah Saw lalu berkata: “Aku adalah utusan para wanita kepada engkau untuk menanyakan sesuatu. Jihad ini telah diwajibkan Allah kepada kaum lelaki, jika menang mereka diberi pahala dan jika terbunuh mereka tetap hidup di sisi Allah dan diberi rizki. Tetapi kami kaum wanita yang membantu mereka, pahala apa yang kami dapatkan?  Nabi Saw lalu menjawab: ”Sampaikan kepada wanita yang engkau jumpai bahwa taat kepada suami dan mengakui haknya itu adalah sama dengan pahala jihad di jalan Allah, tetapi sedikit sekali di antara kamu yang melakukanya.” ( HR. al- Bazzar dan al-Thabrani ). Tentu saja ketaatan wanita kepada suami selama ia tidak menyimpang dari ajaran Islam.

Peluang meraih pahala setara jihad bagi Muslimah juga terbuka ketika ia mulai sakit hendak bersalin, maka Allah Swt mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah Swt. Wallahu A’lam bi al-shawab

 Sumber : Konsultasi Fiqih, Mingguan Syariah, Edisi 3 Tahun II — Jumat, 26 Shafar – 3 Rabiul Awal 1433 H / 20 – 27 Januari 2012

  • Hj. Marhamah Saleh, Lc.,MA – Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, Hj. Marhamah Saleh, Jihad and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Jihad Bagi Perempuan

  1. Nur says:

    kalau belum bersuami?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s