Waris Musytarikah


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, mohon bantuannya untuk menyelesaikan kasus kewarisan dalam keluarga kami. Seorang istri wafat meninggalkan suami, ibu, saudara laki-laki kandung, saudara laki-laki seibu, dan saudara perempuan seibu. Berapakah bagian setiap ahli waris? Sebagai informasi, alhamdulillah harta warisan almarhumah telah diaudit dan dikeluarkan hak-hak yang berkaitan dengan harta tersebut, seperti biaya pengurusan jenazah, utang, wasiat, dan penyelesaian harta bersamanya.

Hamba Allah

Jawaban :

Dalam ilmu kewarisan Islam, masalah yang Anda ajukan disebut masalah musytarikah. Masalah ini merupakan hasil keputusan Umar bin al-Khaththab setelah adanya protes dari kalangan sahabat lainnya tentang bagian saudara laki-laki sekandung, yang mana pada masalah ini, ia tidak mendapatkan bagian sama sekali.

Hal ini disebabkan habisnya saham oleh ashabul furudh ( ahli waris yang mendapatkan bagian pasti ), padahal saudara kandung tersebut masih satu ibu dengan saudaranya yang seibu. Karena itu, dalam masalah ini, saudara laki-laki sekandung diserikatkan dengan saudara seibu dalam pengambilan bagian 1/3.

Perkataan protes sebagian sahabat terhadap Umar tentang kasus ini adalah, “Wahai Amirul Mukminin! Anggaplah seandainya bapak mereka ( saudara sekandung ) adalah sebuah batu di lautan, bukanlah ibu mereka ( saudara sekandung dan saudara seibu ) adalah satu?“

Jadi, penyelesaian kasus di atas adalah sebagai berikut: Suami mendapatkan 1/2 karena tidak ada keturunan ( QS an-Nisa [4] : 12 ), ibu mendapatkan 1/6 karena adanya jamak dari saudara ( QS an-Nisa [4] : 11 ), dan saudara sekandung diserikatkan dengan saudara seibu dalam pengambilan 1/3 ( QS an-Nisa [4] : 12 ). Wallahu a’lam bish shawab ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Senin, 13 Februari 2012 / 20 Rabiul Awal 1433 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Waris and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s