Pembagian Warisan


Oleh : M Quraish Shihab

Bagaimana hukumnya melaksanakan pembagian warisan menurut hukum Islam ? Bagaiman jika para ahli waris telah sepakat dengan pembagian yang bukan berdasar hukum Islam ?

Alifabuaser

Jawaban :

Harta benda adalah milik Allah yang dititipkannya kepada manuisa. Jika yang dititipi itu wafat, maka harta tersebut kembali kepada pemiliknya, dalam hal ini Allah SWT. Dialah yang menetapkan bagian masing-masing sesuai kebijaksanaan-Nya. Kebijaksanaan-Nya itu tercermin dalam hukum waris. Masing-masing ahli waris berhak memperoleh haknya dan berhak juga menggugurkan haknya atau memberikannya kepada siapapun yang dia kehendaki.

Jika seluruh ahli waris – sekali lagi seluruh mereka – sepakat untuk membaginya dengan cara lain maka pada prinsipnya ini dapat dibenarkan, karena ketika itu, masing-masing pemilik hak merelakan haknya. Namun bila ada salah seorang  yang tidak setuju, maka pembagian tetap harus dilaksanakan sesuai tuntunan agama.

Bagi yang hendak menyerahkan haknya, dapat melakukannya sesudah menerimanya, atau sebelum itu, dengan menyatakan ”Hak saya, saya berikan kepada Si Fulan” atau “Hak saya, saya gugurkan secara sukarela.” Dengan demikian, seluruh harta dibagikan kepada ahli waris kecuali yang menyerahkan haknya itu. Demikian,  Wa Allah A’lam

Sumber : Quraish Shihab Menjawab ,  Dialog Jumat, Republika, Jumat, 24 Oktober 2003 /  28 Sya’ban 1424 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in M.Quraish Shihab, Waris and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Pembagian Warisan

  1. Selamat siang redaksi yang budiman , kami sedikit ada masalah dengan pembagian waris yanga mana hannya tinggal ibu kami seorang karena ayah sdh lama meninggal . Kami 6 bersaudara 4 perempua 2 laki-laki . Hal ini kami tanyakan bagaimana seharus nya menurut islam dan bgaimana tuntunan nya untuk memecahkan masalah ini . Sebelum dan sesudahnya kami ucapkan banyak terima kasih wasallam . lies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s