Nikah Sirri


Oleh : M Quraish Shihab

Rekan saya seorang mahasiswa telah menikah secara sirri, karena dilarang oleh orang tuanya. Rencananya, ia akan menikah secara resmi dengan istrinya sekarang. Bagaimana hukumnya dalam Islam ? Terima kasih.

Kirkuk

Jawaban :

Tidak disyaratkan adanya wali atau izin orang tua bagi pria yang hendak menikah. Jika perkawinan sirri itu telah direstui oleh wali calon istri, kemudian ada pula saksi-saksi dan terjadi ijab dan kabul, maka perkawinan telah sah menurut hukum agama.

Namun, hal itu belum sah menurut hukum negara. Memang perkawinan itu tidak sah dalam pandangan agama kalau tanpa wali dan saksi. Demikian,  Wa Allah A’lam

Sumber : Quraish Shihab Menjawab ,  Dialog Jumat, Republika, Jumat, 24 Oktober 2003 /  28 Sya’ban 1424 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, Keluarga, M.Quraish Shihab, Pernikahan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s