Membaca Bacaan Shalat dengan Suara yang Terdengar


Oleh : M Quraish Shihab

Suatu ketika saya sedang shalat wajib secara munfarid, pada saat membaca surah pendek, menyusul seseorang yang makmum kepada saya. Apakah saya harus membaca surah itu secara zahir ( suara yang terdengar ) mulai dari al-Fatihah atau hanya membaca surah yang tersisa itu ? Terima kasih.

Kirkuk

Jawaban :

Membaca dengan suara yang terdengar pada shalat Subuh, Magrib, dan Isya, baik sendirian mapun berjamaah hukumnya tidak wajib, tetapi sunnah.

Karena itu, dalam kasus di atas Anda tidak perlu mengulangi bacaan Anda karena adanya makmum. Anda dapat melanjutkan shalat Anda sebagai imam tanpa harus mengeraskan suara Anda. Demikian,  Wa Allah A’lam

Sumber : Quraish Shihab Menjawab ,  Dialog Jumat, Republika, Jumat, 24 Oktober 2003 /  28 Sya’ban 1424 H

  • Judul dari admin

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, M.Quraish Shihab, Shalat and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Membaca Bacaan Shalat dengan Suara yang Terdengar

  1. Pingback: MAKALAH SHALAT PART 2 | FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s