Buta Makna Al-Quran


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ada ayat dalam Al-Quran yang menggambarkan kebanyakan Bani Israil tidak mengetahui tentang isi kitab sucinya kecuali sebatas dongengan dan ilmu kira-kira belaka, saya lupa pada surah dan ayat berapa. Pertanyaan saya, bagaimana bentuk kekinian dari kenyataan ayat tersebut dan apa akibatnya jika umat Islam seperti itu juga, Ustadz?

Hamba Allah

Jawaban :

Ayat yang Anda maksud mungkin adalah ayat berikut ini, “Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab ( Taurat ), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga.” ( al-Baqarah [2] : 78 ). Maksudnya, di antara orang-orang Yahudi itu terdapat kelompok orang yang bodoh, buta huruf, dan tidak mengetahui apa pun tentang Taurat kecuali kebohongan sesuai dengan angan-angan mereka.

Yaitu berupa kebohongan yang dihiasi oleh pendeta-pendeta Yahudi itu dan diberikan anggapan pada mereka bahwa hal ini adalah kebenaran dari kitab suci padahal hanya kreasi para pemuka agama. Kitab Bible telah mereka terjemahkan ke dalam ribuan bahasa seluruh dunia dan telah dicetak dengan jumlah yang membuat tercengang dunia Islam.

Mereka juga telah berhasil menyebarkannya ke seluruh dunia termasuk dunia Islam. Kaum Nasrani ( ahlul kitab ) pun beramai-ramai membelinya, tapi hanya sedikit yang tertarik membacanya. Buktinya harian The Sunday Times merilis hasil penelitian seorang korespondennya Rajev Syal dan Cherry Norton tentang 10 perintah tuhan ( ten commandments ) pada 26 Januari 1997.

Penelitian dengan metode acak ( random ) tersebut melakukan jejak pendapat terhadap 200 ribu anggota pastor Kristen Anglican. Hasilnya sangat mengejutkan, dua per tiga wakil pastor Inggris tersebut tidak mengetahui isi 10 perintah Tuhan dalam kitab mereka.

Umat Islam di Indonesia mungkin tidak separah mereka, karena ada ribuan para penghafal Al-Quran dari berbagai usia. Persoalannya adalah pada kasus buta makna Al-Quran di kalangan Muslimin, sehingga banyak umat Islam yang pemahamannya tentang Al-Quran setingkat dongengan dan ilmu kira-kira belaka.

Para pastor yang tidak memahami isi 10 perintah Tuhan akhirnya mengada-ada dalam ucapan dan menulisnya kemudian mengatakan kalau itu berasal dari Tuhannya. Pemuka agama Islam yang tidak sungguh-sungguh memahami dan mempelajari Al-Quran dan Sunnah bisa saja mengada-ada dalam ucapan dan fatwanya, jika demikian akibatnya adalah bencana yang besar akan menimpa umat.

Firman Allah, “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya `Ini dari Allah’, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.“ ( al-Baqarah [2] : 79 ). Wallahu a’lam bish shawab ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 2 Februari 2012/ 9 Rabiul Awal 1433

ΩΩΩ

Gambar : Republika, Ahad, 29 Januari 2012

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Al-Quran, Bachtiar Nasir and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s