Doa di Dalam Shalat


Oleh : M Quraish Shihab

Sering saya mendengar bahwa salah satu waktu yang baik untuk berdoa adalah saat sujud (berarti menambah bacaan). Bolehkah menambah bacaan dalam shalat, mengurangi, atau mengganti bahasa ( yang bukan termasuk rukun shalat ) ?

Mohon Bapak sampaikan hadisnya jika ada. Sekian, terima kasih.

Gunanto, Bekasi

Jawaban :

Mazhab Abu Hanifah tidak membenarkan seseorang yang sedang ruku’ dan sujud dalam shalat mengucapkan kalimat-kalimat selain tasbih. Sedang Mazhab Malik menganjurkan seseorang banyak berdoa ketika sujud, baik doa menyangkut agama dan akhirat, maupun menyangkut kehidupan duniawi, baik untuk dirinya secara khusus maupun  orang lain atau untuk umum.

Imam Syafi’i  sangat menganjurkan berdoa saat sujud. Nabi SAW : “Sedekat-dekat seorang hamba kepada Tuhannya adalah saat ia sujud, maka perbanyaklah doa (ketika itu).” ( HR Muslim, Ahmad, Abu Daud dan lain-lain ). Hadis ini dijadikan alasan bagi ulama khususnya yang menilai bahwa berdoa dalam shalat saat sujud adalah anjuran agama, baik itu shalat wajib naupun sunnah.

Memang sebaiknya doa tersebut adalah doa-doa yang diajarkan Nabi SAW, tetapi itu tidak mutlak. Bukan seperti pendapat Imam Malik, berdoa apa saja termasuk kebaikan duniawi dan ini tentu bisa berbeda antara seorang dengan yang lain.

Sementara ulama melarang juga menggunakan bahasa selain dari bahasa Arab, tetapi ini bukan berarti terlarang berdoa dengan doa yang tidak beliau ajarkan. Tetapi, pendapat ini tidak sejalan dengan anjuran memperbanyak doa pada hadis di atas.

Karena itu, hemat saya bisa saja seseorang dalam sujudnya berdoa bukan dengan suara nyaring — cukup didengar oleh hatinya sendiri — walau dengan menggunakan bahasa ibunya.

Mengurangi bacaan yang sifatnya sunnah atau tidak membacanya sama sekali, tidak membatalkan shalat, tetapi sementara ulama melarang pembacaan ayat-ayat Al-Quran sewaktu ruku’ dan sujud. Namun, pendapat ini tidak mendapat dukungan banyak ulama. Demikian Wa Allah A’lam

Sumber : Quraish Shihab Menjawab ,  Dialog Jumat, Republika, Jumat, 28 November 2003 / 4 Syawal 1424 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in M.Quraish Shihab, Shalat and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Doa di Dalam Shalat

  1. mohammad tayyib says:

    terimakasih ulasannya..

    ——————————–

    Semoga bermanfaat.

    Salam

  2. herlindawati says:

    sangat bermanfaat …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s