Hukum Makanan yang Dimuntahkan


Oleh : Ustadz Wahfiudin

Jika perut sedang lapar, terkadang kita selalu menuruti keinginan hawa nafsu untuk makan dalam porsi banyak, apalagi saat berbuka puasa. Tidak jarang setelah makan yang berlebihan, perut kita terasa mual dan mau muntah. Yang menjadi pertanyaan, hukumnya makan terlalu banyak lalu muntah, makruh atau haram ? Adakah dasar hukumnya ?

Lili Herliana , Kramat Jati, Jakarta Timur

Jawaban :

Dalam QS Al-A’raf : 3 , Allah SWT memerintahkan,”Makan dan minumlah kalian, tapi jangan berlebihan…”. Maka makan berlebihan hingga muntah adalah tindakan yang menyalahi aturan Allah sehingga akibatnya bukan saja menimbulkan ketidaknyamanan pada pelaku dan orang di sekitarnya, juga mendatangkan dosa sebagai akibat maksiat (pembangkangan) terhadap Allah. Hukumnya adalah haram ■

Sumber : Konsultasi Agama , MIMBAR UMMAT, Senin, 19 Juni 2000 / 16 Rabiul Awal 1421 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Akhlak, Wahfiudin and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s