Hukuman Penabrak Maut


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, dalam beberapa hari kita dihebohkan dengan berita kecelakaan maut yang merenggut sembilan nyawa dan menyebabkan beberapa orang lagi mengalami cedera serta luka yang cukup parah. Yang ingin saya tanyakan, bagaimanakah hukumnya bagi pengemudi yang menabrak orang-orang itu, ditambah lagi dia mengemudi dalam keadaan mabuk?

Hamba Allah

Jawaban :

Membunuh manusia tanpa alasan yang dibenarkan bagaikan membunuh semua manusia (QS al-Maidah [5]: 32). Sedangkan, membunuh mukmin balasannya neraka jahannam. (QS al-Nisa’ [4]: 92-93). Jumhur ulama membagi kejahatan pembunuhan dalam tiga macam, yaitu pembunuhan yang sengaja, pembunuhan semi sengaja, dan pembunuhan tidak disengaja.

Dan, kebanyakan ulama masa kini memasukkan pembunuhan yang disebabkan kecelakaan di jalan raya karena kelalaian pengemudi ke dalam pembunuhan tidak disengaja. Kecuali kalau pengemudi itu memang dengan sengaja dan berniat membunuh orang yang ditabraknya itu, jelas itu adalah pembunuhan yang disengaja yang hukumannya adalah qisas.

Sebagaimana dijelaskan dalam surah al-Nisa ayat 92 di atas bahwa siapa yang membunuh orang lain dengan tidak sengaja, wajib bagi keluarga yang membunuh ( ahli warisnya yang `ashobah ) membayar diyat kepada setiap keluarga yang dibunuhnya.

Adapun besarnya jumlah diyat sesuai dengan hadis adalah 100 ekor unta atau sebesar 1.000 dinar ( 4.250 gram emas ) untuk setiap yang meninggal. Sebagaimana yang disebutkan dalam surat Nabi yang sangat panjang kepada penduduk Yaman yang beliau kirim melalui `Amru bin Hazm.

Di antara isinya, barang siapa membunuh seorang mukmin tanpa alasan yang sah dan ada saksi, maka ia harus diqisas kecuali apabila keluarga korban merelakan ( memaafkannya ) dan sesungguhnya dalam menghilangkan nyawa harus membayar diyat berupa seratus ekor unta. ( HR al-Nasa’i, al-Hakim, Ibnu Hibban, dan al-Baihaqi ).

Dalam lanjutan hadis di atas, Rasulullah menjelaskan, “Dan untuk mereka yang memiliki emas diyat-nya adalah seribu dinar.” Dan, jumhur ulama sepakat bahwa diyat perempuan itu setengah diyatnya laki-laki sesuai dengan hadis Nabi, “Diyat perempuan itu setengah diyatnya laki-laki ( HR al-Baihaqi ). Pembayaran diyat dilakukan selama tiga tahun.

Ini dijelaskan oleh Ibnu Qudâmah dalam kitabnya al-Mughni bahwa tidak ada khilaf di antara ulama bahwa diyat dalam pembunuhan tidak sengaja itu tidak kontan, tapi dibayar dalam tiga tahun. Ayat 92 dari al-Nisa di atas juga mewajibkan kepada yang membunuh untuk membayar kafarat, yaitu dengan memerdekakan seorang budak beriman.

Jika tidak mampu, dia wajib berpuasa dua bulan berturut-turut. Dan jika ada anggota keluarganya di dalam korban yang meninggal karena kecelakaan itu, menurut jumhur ulama, dia tidak berhak mendapatkan harta warisan dari anggota keluarganya yang meninggal tersebut karena pembunuhan merupakan salah satu penghalang kewarisan dalam Islam.

Berkenaan dengan status pengendara yang mabuk dan memakai narkoba, dalam syariat dikenakan hukum ta’zir ( keputusan hakim ) atau hadd ( pidana ) sebagai peminum khamr.

Karena telah menewaskan sembilan orang, ia dan keluarganya wajib membayar 9 x 100 ekor unta kepada keluarga korban penabrakan maut ini. Dan untuk mendapatkan ampunan Allah, ia juga wajib membebaskan seorang budak ( karena dianggap melakukan sekali kejahatan ) atau puasa selama dua bulan berturut-turut. Wallahu a’lam bi shawab ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 26 Januari 2012 / 2 Rabiul Awal 1433

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Hukuman Penabrak Maut

  1. Pingback: Video Afriyani Minta Maaf kepada Keluarga Korban Kecelakaan | mas-shiro.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s