Syarat Pakaian Perempuan


Oleh : M Quraish Shihab

Apa makna jilbab dalam surah Al-Ahzab ? Ada yang berpendapat bahwa itu adalah baju yang tidak berpotongan ( abaya/terusan ). Bagaimana syarat pakaian perempuan ? Ada yang berkata bahwa perempuan tidak boleh memakai celana , karena menyerupai lelaki.

Hala Hidayati

Jawaban :

Di Indonesia pada umumnya orang memahami kata jilbab dalam arti pakaian buat wanita yang menutup seluruh badan wanita kecuali wajah dan telapak tangannya.

Syarat utama pakaian wanita adalah menutup auratnya. Pakaian tersebut tidak transparan sehingga menampakkan aurat dan tidak juga terlalu ketat sehingga menonjolkan lekukan-lekukan tubuh.

Benar, ada larangan memakai pakaian yang biasa dipakai oleh lawan jenis. Namun, kini telah sangat meluas pemakaian celana buat wanita, sehingga celana panjang tidak lagi menjadi monopoli pakaian lelaki. Atas dasar itu, hemat saya tidaklah terlarang bagi wanita untuk memakainya selama syarat-syarat di atas telah terpenuhi. Demikian,  Wa Allah A’lam

Sumber : Quraish Shihab Menjawab ,  Dialog Jumat, Republika, Jumat, 31 Oktober 2003 /  5 Ramadhan 1424

 ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, M.Quraish Shihab and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s