Shalat Jenazah Berulang


Oleh : M Quraish Shihab

Saya ingin bertanya apakah boleh atau dianjurkan seseorang melakukan shalat jenazah lebih dari satu kali atau beberapa kali ? Misalnya kepada seseorang yang sangat dicintainya seperti istri, anak, dan orang tua sendiri.

Terima kasih atas penjelasan Pak Ustadz.

sukmahadi@plasa.com

Jawaban :

Saya tidak mengetahui ada pendapat yang menganjurkan berkali-kali shalat jenazah untuk seseorang yang dicintai. Memang bisa saja melakukan shalat berkali-kali untuk seorang yang telah wafat tetapi itu dilakukan oleh orang yang berbeda-beda.

Nabi Muhammad SAW sendiri ketika wafatnya dishalatkan secara bergilir oleh ribuan kaum Muslimin, lelaki perempuan, dan anak-anak secara bergiliran ketika itu. Ini karena tempat shalat sangat sempit. Sedangkan semua ingin menshalatkan Beliau. Nabi Muhammad SAW baru dimakamkan pada hari Rabu malam 14 Rabiul Awal, pada hal Beliau wafat pada Senin 12 Rabiul Awal.

Sekali lagi saya tidak mengetahui ada pendapat yang menganjurkan seseorang shalat berkali-kali untuk orang yang dicintainya.

Nabi Muhammad SAW pun yang sangat terpukul dengan keguguran paman Beliau Sayyidina Hamzah RA dalam perang Uhud, tidak menshalatkannya kecuali sekali. Ini karena shalat jenazah adalah doa untuk yang meninggal, dan doa itu dapat dilakukan berkali-kali, kapan dan di manapun. Wa Allah A’lam

Sumber : Quraish Shihab Menjawab ,  Dialog Jumat, Republika, Jumat, 24 Januari 2003 / 21 Dzulqa’dah 1423

ΩΩΩ

Entri Terkait :

  1. Mencampur Kuburan Muslim dan Non-Muslim
  2. Membaca Al-Quran di Kuburan
  3. Memperlakukan Makam
  4.  Hukum Memulangkan Jenazah Ruyati
  5. Membaca Yasin untuk Mayat
  6. Tuntunan Ziarah Kubur
  7.  Persamaan Alam Kubur dengan Kuburan
  8.  Jangan Terlalu Salahkan Diri Sendiri
  9. Wasiat  Menguburkan Mayat
  10. Membaca Al-Quran di Kuburan , Bolehkah ?
  11.  Masjid  di  Atas Kuburan
  12. Shalat Jenazah di Kuburan
  13. Hajatan  Kematian
  14. Mengurus Jenazah yang Terkena AIDS
  15. Orang  yang Berhak  Memandikan Jenazah
  16. Wanita Shalat Jenazah
  17.  Shalat Jenazah Berulang
  18.  Mati Bunuh Diri
  19.  Uang Duka
  20.  Mengubur Jenazah Malam Hari
  21. Membuka Tali Kafan
  22. Mengubur Jenazah di Laut
  23. Azan Ketika Penguburan Mayat

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in M.Quraish Shihab, Shalat and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s