Zakat Profesi, Dasar Hukum dan Penghitungannya


Oleh : K.H. Miftah Faridl & K.H. Hilman Rosyad Syihab

Apa yang dimaksud dengan zakat profesi, dasar hukumnya dan bagaimana  penghitungannya ? ( 081546811xxx & 08128494xxx )


Jawaban :

Zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi bila telah mencapai nishab zakat. Profesi yang dimaksud, yaitu mencakup profesi sebagai pegawai negeri atau swasta, wiraswasta, atau yang lainnya.

Penghasilan profesi wajib dikeluarkan zakatnya karena termasuk dalam cakupan firman Allah, “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah ( di jalan Allah ) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” ( Q.S. Al-Baqarah : 267 ).

Untuk zakat profesi berlaku aturan sebagai berikut:
1. Nishab sebesar 520 kg beras atau Rp 1.560.000 ( bila 1 kg beras = Rp 3.000 );
2. Waktu mengeluarkannya adalah setiap kali menerima ( bulanan ) atau diakumulasikan setiap tahun ( ditambah dengan penghasilan lainnya );
3. Kadar zakatnya 2,5 % dari penghasilan bruto ( kotor ) ■

Sumber : Konsultasi Maal, Pikiran Rakyat, Selasa, 5 Oktober 2004/20 Syaban 1425 H

  • Dr. K.H. Miftah Faridl & K.H. Hilman Rosyad Syihab, Lc. — Dewan Syari’ah Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhid ( DPU DT )
  • Judul dari admin

Entri Terkait :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Miftah Faridl & Hilman Rosyad Syihab, Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Zakat Profesi, Dasar Hukum dan Penghitungannya

  1. dani says:

    sy punya gaji 2 juta 9 rts ribu(kotor) sy bangun rumah utang 50 juta n perbulan di potong 9 rts sy kerja pake mtr kredit 5 rts perbulan n bensin 2 rts perbulan trus sy punya ibu janda sy kasi 3 rts perbulan n bibi janda 1rts perbulan blm lg istri dan sy mkn 8 rts perbulan. sy diwajibkan zakat krna dihitung kotornya sy jd org yg punya penghasilan tp tdk mencukupi bukankah sy termasuk mustahik zakat?

    ———————————————————

    Kalau penghasilan Anda hanya gaji saja dengan jumlah seperti yang Anda sebutkan di atas tanpa tambahan penghasilan lain, Anda belum mencapai nishab. Dan Anda tentu belum wajib zakat dari penghasilan bulanan Anda.

    Kalau tergolong mustahik, juga tidak. Anda kan masih bisa membantu ibu dan bibi Anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s