Memulai Tahun 2012


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ada yang menyebutkan bahwa permulaan yang baik adalah separuh kesuksesan. Pertanyaan saya, permulaan baik yang bagaimana pada awal 2012 ini, Ustadz ?

Rosiana E – Lumajang

Jawaban :

Kata pertama yang Adam as ucapkan ketika menjadi manusia adalah alhamdulillah ( segala puja dan puji hanya bagi Allah ). Karena itu, Allah SWT memenuhi semua kebutuhan Adam dan Hawa lalu menyempurnakannya dengan berbagai kenikmatan surgawi, kecuali larangan mendekati pohon besar itu. Sampai akhirnya setan berhasil menggelincirkan Adam dan Hawa dan keduanya pun berdosa kepada Allah, lalu terusir dari kenikmatan surga karena lupa mengingat Allah dan tidak sungguh-sungguh menjadikan setan sebagai musuh utamanya ( QS Thaha: 115 ).

Pada akhir episode, Allah SWT mengampunkan dosa keduanya karena menyesal dan bertobat     ( QS al-A’raf: 23 ). Setelah melalui proses kehidupan dan dinamika dunia, keduanya ditempatkan di surga yang lebih mulia dari sebelumnya.

Sungguh indah perjalanan hidup ini jika dimulai dengan bersyukur dan selalu kembali bertobat atas segala kekhilafan serta dosa, lalu senantiasa bersabar atas segala ujian dan cobaan hidup.

Memulai 2012 yang baik adalah dengan banyak bersyukur atas berbagai nikmat yang telah Allah anugerahkan. Namun, berhati-hatilah pada tabiat dasar manusia yang lebih pandai mendeteksi kekurangan rezeki, kesakitan jiwa, dan impitan kehidupan daripada kelapangan rezeki, kebahagiaan jiwa, dan keleluasaan kehidupan. Hanya dengan daya rasa bersyukur kita dapat mendeteksi berbagai kenikmatan dan hanya dengan bersyukur pula segala nikmat akan disempurnakan.

Setelah bersyukur, perbanyaklah bertobat. Jika suatu ketika terjatuh dalam maksiat, jangan buat setan menang dan bergembira melihat kita berputus asa, Allah itu tawwab, maksudnya Yang Maha Berulang-ulang menerima tobat hamba-Nya karena Allah Mahatahu bahwa hambanya itu berulang-ulang pula tergelincir dalam maksiat dan dosa.

Singkat kata, jangan pernah berhenti bertobat walau tidak merasa melakukan kesalahan karena Rasulullah SAW 70 kali bertobat setiap harinya dan lebih dari 100 kali beristigfar pada waktu siang dan malam.

Dalam proses menjalani dan menghadapi dinamika kehidupan dunia ini, banyak-banyak bersabar dalam suka dan duka, yakinlah bahwa di balik setiap satu kesulitan telah Allah sediakan dua kemudahan dan kemudahan itu hanya indah dinikmati setelah kesulitan ( QS al-Insyirah: 5-6 ) . Wallahu a’lam bish shawab ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Senin, 2 Januari 2012 / 8 Safar 1433 H

ΩΩΩ

Entri Terkait :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Akhlak, Bachtiar Nasir and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s