Ibadah karena Surga dan Neraka


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Apakah hukumnya kita beribadah kepada Allah SWT karena mengharapkan surga dan menghindari neraka? Apakah itu berarti kita tidak ikhlas beribadah kepada Allah? Sering saya mendengar ucapan para sufi, “Kalau kita beribadah masih mengharapkan surga dan takut pada neraka berarti kita belum ikhlas beribadah karena Allah.”

Abdullah – Jakarta Timur

Jawaban :

Al-Quran tidak pernah mempertentangkan ikhlas beribadah karena Allah dengan pengharapan pada pahala dan surga-Nya serta takut pada neraka dan siksa-Nya. Bahkan, banyak ayat Al-Quran yang menegaskan hal itu. Dalam Surah al-Furqan, Allah menyebutnya sebagai bagian dari ciri hamba-hamba Allah.

“Dan orang-orang yang berkata, Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.” ( QS al-Furqan [25] : 66 ). Hal yang sama dijelaskan dalam Surah Ali Imran ayat 16. Di sisi lain, Allah menjanjikan bagi orang beriman dan beramal saleh balasan yang baik.

Balasan tersebut adalah surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Bahkan, Nabi Ibrahim, nenek moyang para nabi, berdoa kepada Allah untuk masuk surga dan memohon perlindungan dari kehinaan di hari pembalasaan, yaitu neraka. Hadis-hadis Nabi banyak yang menganjurkan umat Islam untuk beribadah agar memperoleh nikmat surga Allah dan terhindar siksa neraka. Misalnya,  haji yang mabrur tiada balasan baginya kecuali surga (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam hal ini, Imam Ibnu al-Qayyim, dalam kitabnya Madarij al-salikin, mengambil sikap pertengahan antara kaum sufi dan penentangnya. Beliau menjelaskan, yang dimaksud dengan surga bukanlah nama bagi pohon atau buah, makanan dan minuman, bidadari, sungai-sungai, serta istana-istana megah.

Kebanyakan orang salah dalam memahami surga sebab surga merupakan nama tempat bagi segala bentuk kenikmatan. Nikmat surga yang paling tinggi adalah melihat wajah Allah dan berdekat-dekatan dengan-Nya. Melihat dan bertemu Allah, itulah intinya nikmat surga yang diharapkan orang beriman yang tidak dapat dibandingkan dengan nikmat-nikmat lain yang ada di surga.

Jadi, bagaimana mungkin dikatakan bahwa Allah disembah tidak untuk mengharapkan surga-Nya dan tidak karena takut pada neraka-Nya. Padahal, neraka itu adalah tempat bagi orang yang mendapat kemarahan dan kebencian Allah. Dengan demikian, tidak bertentangan antara ikhlas beribadah kepada Allah dan mengharapkan surga Allah serta takut akan azab neraka-Nya.

Allah  telah berjanji dalam Al-Quran,  orang yang diridhai-Nya akan dimasukkan ke surga,  sedangkan orang yang dimurkai dan dibenci-Nya akan dimasukkan ke dalam neraka.  Janji Allah itu pasti karena  Dia  tidak  pernah  mengingkari  janji-Nya.  Wallahu a’lam bish shawab ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 29 Desember  2011 / 4 Safar 1433 H

ΩΩΩ

Entri Terkait :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Ibadah and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Ibadah karena Surga dan Neraka

  1. Jamaluddin says:

    Assalamu’laikum. Mungkin jawabannya adalah termasuk ikhlas. Tingkatan ikhlas sprti ini adalah tngkatan yg terakhir. Ikhlas dbagi 3 tingkatan 1. Brbdah murni krn Allah
    2. Brbdh krn cinta pada Allah atau krn tkt pdnya
    3. Brbdh krn ingin msk sorga atau tkt pd neraka. Wslm

  2. Ali Hasan says:

    @Pak Jamaluddin. 1) Tolong diberi contoh perbedaan antara tingkat 1 & 2? Bukankah keduanya sama2? 2) Lalu Beribadah krn KEWAJIBAN itu termasuk tingkatan yg mana? Jadi TAAT pada MENUNAIKAN KEWAJIBAN,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s