Hadis Keutamaan Majelis Taklim


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, saya sering mendengar ceramah yang menyatakan membaca ayat suci Al-Quran satu huruf memperoleh 10 pahala dan pada Ramadhan lebih banyak lagi pahalanya. Ikut menshalati jenazah diganjar pahala sebesar Bukit Uhud dan turut mengantarkan ke makam mendapat nilainya dua bukit itu. Lalu, mendengarkan ceramah di majelis taklim lebih baik dari seribu rakaat shalat sunah.
Hal yang ingin saya tanyakan adalah hadis terkait hal itu. Siapa yang meriwayatkannya serta apakah sanadnya sahih, dhaif, atau palsu ?

Ade, Kemanggisan, Jakarta Barat

Jawaban :

Berikut hadis-hadisnya. Pada poin pertama, ada hadis dari Ayub bin Musa, ia berkata,”Saya mendengar Muhammad bin Ka’ab al-Qurazhi berkata, “Saya mendengar Abdullah bin Mas’ud berkata,”Rasulullah bersabda: “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, dia dapat satu kebaikan dan satu kebaikan itu berlipat sepuluh kali kebaikan tersebut. Aku tidak mengatakan bahwa alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf. ( HR. Tirmizi ).

Ulama hadis berbeda pendapat mengenai hadis ini. Apakah dia marfu’ sampai ke Nabi atau ia mauquf  pada Ibnu Mas’ud. Pendapat yang kuat adalah bahwa hadis ini mauquf pada Ibnu Mas’ud.

Tapi karena hal ini adalah masalah yang tidak mungkin menggunakan pendapat akal maka hadis ini dihukumi sebagai hadits marfu’ hukmi. Untuk poin kedua, ada hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim dalam kitab sahihnya.

Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasul bersabda, “Barang siapa menyaksikan jenazah hingga dishalatkan, dia mendapat satu qirath dan barang siapa yang menyaksikan hingga jenazah itu dikuburkan dia mendapatkan dua qirath. Kemudia beliau ditanya apakah yang dimaksud dengan dua qirath itu? Beliau menjawab,”Seperti dua gunung besar.” ( HR Bukhari ).

Sedangkan hadis ketiga bunyinya, “Menghadiri suatu majelis ilmu lebih utama daripada shalat 1.000 rakaat, menjenguk 1.000 orang sakit, dan menghadiri 1.000 jenazah.” Rasulullah ditanya, “Dan dari membaca Al-Quran ya Rasulullah? Beliau menjawab, “Bukankah Al-Quran itu bermanfaat hanya dengan ilmu?”

Hadis ini diriwayatkan Muhammad bin Thahir al-Fattani dalam kitabnya, Tazkirat al-Maudhuat ( peringatan akan hadis-hadis maudhu’ ) dan beliau menegaskan hadis ini maudhu’ ( palsu ). Wallahu a’lam bish shawab ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Rabu , 7 Desember 2011 /11 Muharam 1433

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Hadis and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s