Iman akan Kembali ke Madinah


Oleh : Ustadz Bobby Herwibowo

Ustadz, benarkah iman itu kembali ke Madinah? Mengapa?

Helmi Yusni, Bekasi

Jawaban :

Seorang Muslim mana pun akan merasakan kenyamanan, kedamaian, kekhusyukan, dan kesyahduan yang tiada terperi saat menikmati beribadah di Kota Madinah. Tak seorang pun dari mereka yang pernah menduga bagaimana dulunya Kota Madinah sebelum kedatangan Rasulullah SAW. Madinah sebelum kedatangan Rasulullah SAW adalah sebuah dusun subur bernama Yatsrib.

Saat itu, penduduk Jazirah Arab sudah mengenal Yatsrib, tetapi berbeda halnya saat Yatsrib kedatangan Rasulullah SAW yang membawa ajaran agama Islam keharibaannya. Sejak saat itu, Yatsrib lebih dikenal sebagai Madinatur Rasul ( Kota Rasulullah SAW ), dan Madinah bersinar dengan cahaya Islam sehingga ia dinamakan Madinah Al Munawwarah, sebuah kota yang mendapatkan limpahan cahaya Islam.

Rasulullah SAW dan kaum Muslimin begitu mencintai kota ini. Bahkan, Rasulullah SAW pernah berdoa kepada Allah SWT agar Madinah dijadikan tanah haram sebagaimana Allah SWT menganugerahkan kepada Ibrahim Kota Makkah sebagai tanah haram. Sebuah penghormatan pada negeri yang begitu banyak memberi kebaikan.

Perhatikan bagaimana Rasulullah SAW begitu mencintai Madinah sehingga banyak sekali sabda beliau yang mengutamakan Madinah dibandingkan negeri lainnya di seluruh dunia. Di Madinah, Rasulullah pernah bersabda bahwa shalat di Masjid Nabawi akan mendapatkan pahala 1.000 kali lipat. ( HR Bukhari dan Muslim ).

Di Madinah ada sebuah taman surga yang bernama Raudhah yang terletak antara rumah beliau dan mimbar masjid. ( HR Muslim ). Dan, di kota tersebut ada sebuah masjid bernama Quba yang dibangun dengan tangan Rasulullah SAW dan para sahabatnya, di mana bila seorang Muslim shalat di sana, akan mendapatkan pahala umrah. ( HR Ibnu Majah ).

Dan, banyak lagi keutamaan Madinah yang tidak dapat disebutkan. Rasulullah SAW begitu mencintai Madinah sehingga beliau sering berharap bahwa masa depan agama Islam ini akan mencuat dari kota yang beliau cintai ini. Ada sebuah hadis beliau yang terpampang besar di pintu Raudhah Asy Syarifah. “Iman akan kembali ke Madinah, sebagaimana seekor ular akan kembali ke lubangnya.” ( HR Bukhari dan Muslim ).

Banyak Muslimin yang hadir di Raudhah yang membaca hadis Rasulullah SAW tersebut di atas dan mereka bertanya-tanya tentang maksud hadis tersebut. Maka, inilah sebuah doa dan harapan Rasulullah SAW bahwa iman suatu saat akan datang ke Madinah dengan membawa bukti bahwa ia sudah sampai ke seantero bumi dan membawanya kembali ke Madinah. Wallahu A’lam ■

Sumber : Jurnal Haji 1432 H,  Republika, Sabtu, 29 Oktober 2011/2 Dzulhijjah 1432

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bobby Herwibowo, Haji and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s