Memakai Sabun Wangi Saat Ihram


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, yang saya tahu, kita dilarang memakai wangi-wangian ketika sedang berihram. Lalu, bagaimana hukumnya kalau kita memakai sabun wangi untuk mandi ketika sedang ihram?

Rohimi H – Jakarta Utara

Jawaban :

Para ulama telah bersepakat, jamaah haji yang sedang berihram haji atau umrah dilarang memakai wangi-wangian di badan atau pakaiannya. Hal itu berdasarkan hadis yang diriwayatkan Ibnu Umar bahwa Rasulullah bersabda, “Dan, jangan memakai pakaian yang diolesi minyak za’faran dan wars.” ( HR Bukhari dan Muslim ).

Juga dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad SAW tentang orang yang meninggal dunia masih dalam ihramnya kemudian ia terjatuh dari untanya sehingga lehernya patah, “Jangan diberi minyak wangi dan kepalanya jangan ditutup karena sesungguhnya Allah SWT akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan bertalbiah.” ( HR Bukhari dan Muslim ).

Apabila seorang yang sedang berihram memakai wangi-wangian, maka wajib atasnya membayar fidyah karena melakukan hal yang dilarang ketika berihram, yaitu memilih antara memberi makan enam orang miskin, puasa tiga hari, atau menyembelih seekor kambing. Sesuai firman Allah, “Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya ( lalu ia bercukur ), maka wajiblah atasnya berfidyah, yaitu berpuasa atau bersedekah atau berkorban.” ( QS Al-Baqarah [2] : 196 ).

Adapun mengenai pemakaian sabun wangi untuk mandi ketika sedang berihram, para ulama berbeda pendapat mengenainya. Sebagian ulama berpendapat, memakai sabun wangi untuk mandi ketika ihram termasuk ke dalam memakai wangi-wangian yang dilarang untuk orang yang berihram karena mereka menganggap sabun wangi itu termasuk ke dalam wangi-wangian.

Sebagian besar pendapat ulama mengatakan, sabun dan sampo yang wangi tidaklah merusak ihram jamaah haji saat menggunakannya untuk mandi. Walaupun yang diutamakan sebaiknya yang tidak berparfum atau meniggalkan bau wewangian di badan seusai menggunakannya. Mereka beralasan, sabun tidak termasuk ke dalam kategori parfum yang dilarang untuk digunakan waktu berihram. Alasan lainnya, fungsi sabun untuk menghilangkan kotoran dan menghindari penyakit, bukan diniatkan dan ditujukan sebagai wewangian. Wallahu a’lam bish shawab.■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Jumat, 14 Oktober  2011 / 16 Dzulqaidah 1432

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Haji and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s