Bagaimana Shalat di dalam Ka’bah ?


Oleh : Ustadz  Bobby Herwibowo

Ustadz, setiap jamaah haji pasti berkeinginan untuk shalat di dalam Ka’bah. Bagaimana supaya kita bisa masuk dan shalat di dalamnya?

Mohammad Ardan, Melak ( Kubar )

Jawaban :

Setiap Muslim pasti berkeinginan shalat di dalam Ka’bah, bangunan yang paling mulia sedunia. Biasanya pada tanggal 1 Dzulhijjah pintu Ka’bah dibuka oleh petugas untuk dibersihkan. Dan, setiap kali dibuka, banyak umat Islam yang berharap bisa masuk ke dalamnya. Namun, itu tidaklah mudah. Jika Anda menginginkannya, shalatlah di Hijir Ismail. Ya, shalat di sana sama dengan shalat di dalam Ka’bah !

Aisyah RA , ummul mu’minin, pernah menyampaikan,”Dulu aku ingin sekali masuk ke Baitullah dan shalat di dalamnya, maka Rasulullah SAW menarik tanganku dan membawaku masuk ke dalam Hijir sambil berkata,’Jika engkau ingin masuk ke dalam Ka’bah maka shalatlah di sini ( Hijir Ismail ) karena ini adalah bagian dari Ka’bah. Kaummu menguranginya saat membangunnya kembali.” ( HR an-Nasa’i ).

Itulah keutamaan Hijir Ismail, sebuah bangunan di sisi Ka’bah yang berbentuk piring dan di atasnya terdapat pancuran emas ( Midzab ). Ibu Umar RA menegaskan bahwa Rasulullah SAW tidak menyentuh dua sudut yang berhadapan dengan Hijir (ketika tawaf ), tetapi Baitullah dibangun tidak sempurna seperti yang dibangun oleh Nabi Ibrahim AS. (HR Bukhari nomor 1583).

Dari keterangan di atas, tidak sah tawaf yang dilakukan bila ia masuk ke dalam Hijir Ismail, karena Hijir merupakan bagian dari Ka’bah. Ibnu Abbas RA berkata,”Lakukanlah shalat di tempat orang-orang pilihan dan minumlah minuman orang-orang baik !” Ada orang yang bertanya,”Di mana tempat shalat orang-orang pilihan itu ?” Ibnu Abbas RA menjawab,”Di bawah Midzab ( pancuran emas ) !” Orang itu mengejar lagi,”Lalu apa minuman orang-orang baik ?” Ia menjawab, “Air zamzam !”. Wallahu a’lam.

Sumber : Jurnal Haji 1432 H,  Republika, Jumat, 14 Oktober 2011 16 Dzulqaidah 1432

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bobby Herwibowo, Haji and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s