Puncak Berhaji dan Doa Terbaik


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, saya sedang berusaha mempelajari dan mendalami ilmu tentang manasik haji agar haji saya tidak sia-sia. Ada yang bilang bahwa puncak haji itu adalah ketika kita sedang wukuf di Arafah, apa dalilnya Ustadz ? Lalu, doa apa yang paling bagus kita baca saat puncak haji di Arafah itu? Terima kasih.

Reza K, Yogyakarta

Jawaban :

Benar bahwa inti atau puncak berhaji adalah wukuf di Arafah. Dari  Bukair bin ‘Atho` dari Abdur Rahman bin Ya’mar, ia berkata, “Saya menyaksikan Rasulullah SAW didatangi manusia kemudian bertanya kepadanya mengenai haji, lalu Rasulullah bersabda: ‘Inti Haji adalah wukuf di Arafah, barang siapa yang mendapatkan malam Arafah sebelum terbit fajar, maka hajinya telah sempurna’.” ( HR Tirmizi ).

Ibadah wukuf di Arafah tidak dapat digantikan dengan dam. Oleh karena itu, barang siapa berhaji lalu tidak atau batal menunaikan wukuf di Arafah, ia harus mengulangi kembali hajinya pada tahun mendatang dan menjadi batallah seluruh hajinya. Dalam redaksi yang lebih terperinci Imam Tirmizi meriwayatkan, dari Bukair bin ‘Atho`, ia berkata: “Saya pernah mendengar Abdur Rahman bin Ya’mar Ad Dili, ia berkata: ‘Saya menyaksikan Nabi  di Arafah didatangi orang-orang dari Najed, kemudian mereka memerintahkan seseorang untuk bertanya, lalu orang tersebut bertanya kepadanya mengenai haji. Lalu beliau bersabda, ‘Inti haji adalah wukuf di Arafah, barang siapa yang datang pada malam tanggal 9 Dzulhijjah sebelum shalat Subuh, maka sungguh ia telah mendapatkan hajinya. Hari-hari di Mina adalah tiga hari, barang siapa yang menyegerakan pada dua hari, maka tidak ada dosa baginya dan barang siapa yang menunda, maka tidak ada dosa baginya’.” Kemudian, beliau memboncengkan seseorang dan dia mulai mengumumkan hal tersebut di antara manusia. ( HR Tirmizi ).

Waktu yang paling baik untuk berdoa adalah pada hari Arafah dan sebaik-baik doa adalah membaca kalimat ikhlas ( kalimat pemurnian tauhid ). Dari ‘Amru bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya, bahwasanya Nabi bersabda, “Sebaik-baiknya doa adalah doa hari Arafah dan sebaik-baik doa yang aku dan nabi-nabi sebelumku selalu lafalkan adalah, ‘Laailaaha illallaah wahdahuu laa syariikalah lahulmulk wa lahulhamd yuhyi wa yumit wa huwa ‘ala kulli syaiin qadiir’ ( tiada sesembahan yang hak selain Allah, Dialah satu-satunya ( sesembahan ) yang tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah semua kerajaan dan kekuasaan dan milik-Nya pula segala puja dan puji dan Dia atas segala sesuatu Yang Maha Berkuasa.” ( HR Tirmizi ).

Gunakanlah waktu wukuf di Arafah dengan sebaik-baiknya. Pada kesempatan yang  singkat itu, perbanyak pula memohon ampunan atas dosa-dosa serta keselamatan dan kebahagiaan di akhirat kelak. Wallahu a’lam bish shawab.■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Selasa, 4 Oktober  2011 / 6 Dzulqaidah 1432 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Haji and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s