Orang Baik Selalu Dapat yang Baik?


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, saya pernah membaca Al-Quran yang artinya kurang lebih bahwa laki-laki / wanita beriman akan berjodoh dengan laki-laki / wanita beriman juga. Tapi, pada kenyataannya, saya sering melihat hal yang sebaliknya. Mohon penjelasan.

Darmadi, Indramayu

Jawaban :

Takdir Allah dalam hal jodoh pasti adil dan jika dihayati secara mendalam akan kita temukan bahwa tidak ada cacat sedikit pun dari takdir-takdirnya. Pikiran kitalah yang gagal menafsirkannya atau karena kita yang tidak mengembalikan segala urusan kepada Allah.

Di antara bentuk keadilan Allah, seperti pada ayat berikut, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji ( pula ), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik ( pula ). Mereka ( yang dituduh ) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka ( yang menuduh itu ). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia ( surga ).”  ( QS an-Nur [24] : 26 ).

Namun, tak semua keadilan Allah Yang Maha Adil dalam hal jodoh itu dapat kita ukur dengan ukuran selera keadilan kita yang bercampur keinginan dan kepentingan sepihak. Di balik ujian dari pasangan yang berlawanan, ada hikmah yang menjadi rahasia Allah, seperti yang terjadi pada Nabi Nuh dan Luth AS yang diuji dengan istri yang berkhianat terhadap ketauhidan yang dibawa oleh suami mereka.

Dalam kasus ini, Allah hendak menguji ketauhidan dan prioritas cinta sang suami, memilih Allah ataukah istri mereka yang durhaka itu dan menjadi peringatan bagi sang Nabi bahwa tanpa seizin Allah, istrinya pun tidak dapat diselamatkan dari siksa Allah.

Lain halnya dengan Asiah yang diuji Allah dengan suami yang durhaka. “Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: ‘Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim’.” ( QS at-Tahrim [66] :11 ).

Dalam masalah ini, Allah hendak meninggikan derajat Asiah di surga sehingga menjadi rendah dan murahlah semua harta dan kemewahan Firaun di matanya, walau hal ini menjadi standar keberhasilan umumnya wanita dalam mencari jodoh. Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Sabtu, 24 September 2011/25 Syawal 1432 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Al-Quran, Aqidah, Bachtiar Nasir and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s