Pemimpin Pembohong dan Zalim


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, sering kali saya saksikan di layar televisi dan koran mengenai kebohongan publik yang dilakukan oleh para pemimpin negeri ini. Apakah ada hadis Nabi yang memberi informasi dan tuntunan tentang zaman seperti ini? Bagaimana seharusnya rakyat menyikapi kebohongan-kebohongan pemimpinnya?

Mahmud, Jakarta Utara

Jawaban :

Ada hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang situasi seperti ini dan cara menyikapinya. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari sebuah hadis dalam Musnad dari Yunus Al-Qusyairy, dari Samak bin Harb, dari Abdullah bin Khabbab bin Al-Arat, dari bapaknya bahwa Rasulullah SAW bersabda:  “Dengarkanlah!” Maka kami pun mengatakan: “Kami mendengar wahai Rasulullah.” Rasulullah bersabda sebagai berikut: “Bahwa suatu saat nanti, di antara kalian akan ada para pemimpin, janganlah kalian menolong mereka dalam kezaliman dan janganlah membenarkan mereka dalam kedustaannya karena mereka tidak akan meminum air dari telagaku ( di surga ).”

Sejujurnya, saya dan kita semua menyaksikan fenomena kebohongan publik di berbagai media, baik elektronik maupun cetak. Alhamdulillah, sebagai seorang Mukmin, kita telah dapatkan bimbingan dan teladan terbaik Rasulullah bagaimana cara menyikapi penyakit sosial seperti ini. Pertama, jangan menolong atau bersama dengan pemimpin yang zalim (menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya). Walau secara keduniaan seakan-akan kita bakal mendapatkan keuntungan darinya ketika bersamanya, jauhilah karena bencana pasti akan menimpa orang-orang yang bersama pemimpin yang zalim.

Kedua, jangan ikut membenarkan kedustaan yang ditebarnya walau ada risiko yang mengancam diri kita saat memilih tetap jujur. Ketiga, orang-orang lemah akal lalu menolong pemimpin yang zalim hanya karena adanya manfaat keduniaan tidak akan menikmati minuman dari danau Muhammad ( al-Kautsar ), yang barang siapa meminumnya tidak akan pernah haus lagi selamanya.

Begitu pula orang-orang naïf yang membenarkan kebohongan pemimpinnya hanya karena takut kehilangan dunia yang telah diberikan oleh pemimpinnya, orang seperti ini jangankan masuk surga, danau Muhammad pun tidak akan pernah dapat ia nikmati.

Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 22 September 2011/23 Syawal 1432 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Akhlak, Bachtiar Nasir and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Pemimpin Pembohong dan Zalim

  1. Chandra B. says:

    wah. berarti kalau milih pas pemilu juga harus Lillahi ta’aala, biar nggak ikut keseret sama dosa pemimpin yang ‘salah’. nice share. salam kenal.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s