Lebaran Ikut Siapa?


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, sebagai masyarakat awam saya bingung, Lebaran ikut siapa? Pemerintah dan pimpinan ormas baru akan sidang pada 29 Agustus 2011. Tapi, dari sekarang dan sebelumnya, masing-masing ormas besar sudah menyebarluaskan keputusan mereka di media massa nasional. Untuk apa mereka bersidang jika keputusan sudah di kantong? Lalu, keputusan macam apa yang bakal mereka hasilkan? Mohon pencerahan, terima kasih.

Rasyad, Jakarta Timur

Jawaban :

Untuk mengatasi kebingungan dalam mengambil keputusan sebagai rakyat biasa dan umat, kita cukup mengikuti keputusan Sidang Itsbat Kementerian Agama yang akan diselenggarakan pada 29 Agustus 2011. Sebab, dalam sidang itu dihadiri utusan seluruh pakar, tokoh Islam, pimpinan ormas yang telah bekerja sesuai dengan kapasitas mereka dan akan bertanggung jawab serta dimintakan pertanggungjawabannya di dunia dan akhirat kelak.

Bagi mereka yang tidak meyakini bahwa keputusan Sidang Itsbat Kementerian Agama bukanlah keputusan ulil amri yang mengikat adalah hak mereka yang harus dihargai.

Perbedaan penetapan ini tak luput dari lemahnya kepemimpinan informal umat Islam di Indonesia.

Yang paling bertanggung jawab di balik keresahan umat ini adalah para pemimpin informal umat Islam yang tidak mau bersepakat sehingga tidak mampu menghadirkan ketenteraman di tubuh umat Islam menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Kita dapat bandingkan dengan masyarakat Mesir yang sedang bertikai soal kepemimpinan formal, namun mereka tetap tunduk pada putusan Darul Ifta sebagai pemegang garis kepemimpinan informal umat Islam di sana.

Memang, di Indonesia belum ada sosok yang disepakati sebagai mufti besar yang memiliki tampuk kepemimpinan informal tertinggi. Namun, kesepakatan antara Majelis Ulama Indonesia dengan Kementerian Agama setidaknya kita sepakati bersama untuk kita ikuti terlebih dahulu sampai ditentukannya seorang mufti besar Indonesia pada saatnya nanti. Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Senin, 29 Agustus 2011/29 Ramadhan 1432 H

ΩΩΩ

ööö

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Achmad Satori Ismail, Ramadhan, Upacara Keagamaan and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s