Fidyah Belum Dibayar


Oleh : KH Achmad Satori Ismail

Bulan puasa tahun kemarin saya tidak puasa selama lima hari di awal Ramadhan. Ketika itu saya menunggu kelahiran anak yang keenam. Untuk puasa lima hari itu, saya sudah mengqadhanya. Tapi sisanya, saya sudah berniat untuk memfidyahkan saja. Tapi, sudah masuk bulan Ramadhan ini saya belum membayarkan fidyah itu. Bagaimana dengan hukum puasa tahun ini?

Ella, Padang

Jawaban:

Orang hamil atau menyusui tidak boleh berbuka kecuali ada alasan syar’i, seperti akan mengakibatkan dirinya sakit dan khawatir akan kesehatan janin atau anaknya.

Bila berbuka, wajib menggantinya di hari yang lain. Ini tersirat dalam surah al-Baqarah ayat 185. Tetapi, kalau berbuka puasanya karena khawatir terhadap kesehatan janin, sebagian ulama mewajibkan qadha dan bayar fidyah. Sebagian ulama lain mewajibkan qadha saja tanpa fidyah.

Jadi, kalau Anda sudah menqadha tidak usah bayar fidyah lagi, kalau mengikuti pendapat yang terakhir.

Sumber : Konsultasi Puasa, Republika, Senin, 29 Agustus 2011/29 Ramadhan 1432 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Achmad Satori Ismail, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s