Berzakat ke Sekolah


Oleh : M Amin Suma

Apakah boleh berzakat ke sekolah TPA atau madrasah yang masih dalam pembangunan? Saat ini sekolah tersebut dikelola dengan sederhana dari keuangan pemiliknya, seperti listrik dan pompa air. Sementara untuk gurunya, murid yang mampu hanya diminta pembayaran Rp 10.000 per bulan.

Saat ini, sekolah tersebut berencana untuk menambah daya listrik ( sebelumnya sering drop ) dan memasang pompa agar proses belajar tidak terganggu.

Apakah sumbangan untuk pembangunan tersebut dapat digolongkan sebagai zakat?

Nanan Yanie, Jakarta

Jawaban :

Dalam QS 9: 60 dikemukakan bahwa salah satu golongan yang berhak menerima zakat adalah golongan sabilillah. Secara harfiah, sabilillah berarti di jalan Allah. Dalam memahami ayat ini ( ma’na sabilillah ), para ulama berbeda pendapat. Sebagian menyatakan bahwa sabilillah adalah para mujahid yang berperang membela agama Allah yang tidak mendapatkan gaji yang rutin dari pemerintah ( para sukarelawan ). Merekalah yang paling berhak mendapatkan bagian dari zakat atas nama golongan sabilillah.

Menurut sebagian ulama, seperti al-Maraghi dalam tafsirnya, Jamaluddin al-Qoshimi dalam tafsirnya, dan juga Muhammad Syalthut dalam bukunya, Al-Fatawa, sabilillah itu bukan hanya terbatas pada orang yang berperang di jalan Allah, tetapi juga mencakup semua kegiatan serta sarana dan prasarana yang bertujuan meningkatkan kesadaran manusia pada agama Allah SWT, seperti mendirikan masjid dan lembaga pendidikan dan perpustakaan. Oleh karena itu, apabila TPA atau madrasah sedang menyelesaikan pembangunan dan dananya tidak mencukupi, boleh saja Anda menyalurkan sebagian zakat Anda untuk menyelesaikan pembangunan tersebut.■

Sumber : Konsultasi  Zakat, Republika, Ahad, 28 Agustus 2011/28 Ramadhan 1432 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in M. Amin Suma, Pendidikan, Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s