Hukum Iktikaf Bagi Perempuan


Oleh : KH Achmad Satori Ismail

Apa hukumnya bagi wanita yang menginap di masjid ( iktikaf ) ? Haruskah atas izin suami atau ikuti suami saat dia ke masjid? Dan, berapa rakaat shalat Tarawih dan witir yang sesuai dengan ajaran Rasul?
Wasalam.

Dita, Pemalang

Jawaban :

Iktikaf di masjid bagi wanita diperbolehkan selama diizinkan suami dan tidak menimbulkan suatu fitnah. Seperti tempat menginap di masjidnya terpisah, tepat wudhu dan mandinya terpisah dari tempat laki-laki, dan hal-hal lain yang menjauhkan syubuhat serta fitnah.

Hadis dari Siti Aisyah RA yang diriwayatkan al-Jamaah menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW shalat Tarawih di bulan Ramadhan dan juga di bulan lainnya tidak lebih dari 11 rakaat. Demikian juga menurut hadis riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dari Jabir RA. Wallahu a’lam.

Sumber : Konsultasi Puasa, Republika, Ahad, 21 Agustus 2011/21 Ramadhan 1432 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Achmad Satori Ismail, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s