Masih Boleh Witir ?


Oleh : KH Achmad Satori Ismail

Pak Ustadz, biasanya, setelah shalat Tarawih, kemudian ditutup dengan shalat Witir tiga rakaat. Namun, kalau saya shalat Tahajud, kata sejumlah orang tidak boleh pakai Witir lagi. Betulkah demikian?

Anshori, Pemalang

Jawaban:

Shalat Witir adalah sunah muakadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Waktu shalat witir adalah setelah shalat Isya sampai menjelang fajar. Bisa di awal malam, tengah malam, atau akhir malam.

Sebaiknya, Witir dijadikan sebagai shalat yang paling akhir di malam hari. Tapi, tidak mengapa bila kita menunaikan shalat Witir di awal malam, kemudian bangun malam Anda tunaikan shalat sunah lagi, baik shalat Hajat, Istikharah, dan sebagainya. Namun, tidak ditutup dengan Witir karena dalam satu malam tidak disunahkan untuk Witir dua kali. Wallahu a’lam.

Sumber : Konsultasi Puasa, Republika, Kamis, 11 Agustus 2011/ 11 Ramadhan 1432 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Achmad Satori Ismail, Fiqih, Ramadhan, Shalat and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s