Minta Maaf Jelang Ramadhan Dibolehkan dan Bukan Wajib


Oleh : M Arifin Ilham

Pak Ustadz, apakah puasa saya diterima Allah SWT karena kebiasaan saya sebelum Ramadhan tiba, tidak pernah meminta maaf kepada orang tua saya yang masih hidup. Apakah ada ajarannya, tentang kebiasaan umat Islam meminta maaf kepada orang tua dan sesama Muslim sebelum menjalankan ibadah puasa ?

(+628176717xxx)

Jawaban :

Berbuat baik dan menghormati orang tua merupakan kewajiban seorang Muslim. Allah SWT telah berfirman, yang artinya, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di anatara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” ( QS Al-Isra’ [17] ayat 23 )

Ayat ini mengaitkan perintah menyembah Allah dan berbakti kepada kedua orang tua. Ayat ini secara tegas melarang mengucapkan kata ah  atau hus kepada orang tua, apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.

Kemudian, dalam ayat selanjutnya Allah SWT memerintahkan kita merendahkan diri kita di hadapan mereka dan selalu mendoakan mereka , sebagimana firman-Nya, yang artinya : Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan, dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” ( Surah Al-Isra’ [17] ayat 24 )

Dengan kata lain, agama melarang kita untuk bersikap durhaka kepada kedua orang tua, sebagimana sabda Rasulullah SAW, ketika beliau menyebutkan tentang dosa-dosa besar, yang artinya , “( Dosa-dosa besar )  ialah menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.” ( HR Al-Bukhari, Muslim danAt-Tirmidzi. Lihat At-Tarhib juz III hlm 262 nomor hadis : 3.820 )

Subhanallah wal-Hamdulillah, inilah yang diperintahkan Allah SWT kepada kita kaum Muslimin dalam bersikap terhadap kedua orang tua.

Adapun meminta maaf kepada kedua orang tua sehubungan dengan datangnya bulan suci Ramadhan, tidak ada ajarannya.

Begitu pula kebiasaan kaum Muslimin saat ini saling meminta maaf melalui SMS dalam rangka menyambut Ramadhan. Perbuatan itu tidak ada dasar hukum atau dalilnya.

Dalam Islam, permintaan maaf dan juga pemberian maaf harus dilakukan setiap terjadi kesalahan tanpa harus menunggu kedatangan Ramadhan. Jadi, diterima atau tidaknya ibadah puasa Anda pada bulanRamadhan tidak ada kaitannya dengan minta maaf kepada orang tua atau sesama kaum Muslimin sebelum melakukan ibadah puasa.

Namun, dalam pandangan saya perbuatan itu boleh-boleh saja dilakukan sepanjang tidak dijadikan kewajiban. Karena jika perbuatan tersebut dijadikan kewajiban, berarti kita telah menambah-nambah peraturan atau syariat agama. Dan itu namanya bid’ah.

Semoga Allah menjauhkan kita semua dari perbuatan bid’ah. Wallahu  a’lam

Sumber : Dialog Interaktif , Lembaran Khusus Ramadhan 1426 H , Media Indonesia, Senin, 31 Oktober 2005

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Akhlak, M Arifin Ilham, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s